Newsparameter com|BATURAJA – Aroma rempah dan kreativitas berpadu di Aula Gedung Kesenian Baturaja. Rabu, 15 Juli 2026. Di tempat itulah semangat Gerakan Masyarakat Makan Ikan atau Gemarikan kembali digaungkan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Sebanyak 13 Tim Penggerak PKK kecamatan se-Kabupaten OKU berkumpul. Bukan sekadar lomba, tetapi sebuah gerakan bersama untuk masa depan anak-anak OKU yang lebih sehat dan cerdas.
Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah hadir membuka acara. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan bahwa ikan adalah anugerah yang murah, mudah didapat, namun luar biasa gizinya.
“ikan adalah sumber protein terbaik untuk tumbuh kembang anak. Murah, mudah, bergizi. Mari kita jadikan makan ikan sebagai budaya, bukan hanya pilihan,” ajak Bupati Teddy.
Menurutnya, peningkatan konsumsi ikan adalah langkah nyata untuk menekan angka stunting dan mempersiapkan generasi emas OKU yang berdaya saing.
Mengusung tema “Ragam Menu Masakan Ikan untuk Mewujudkan Generasi Emas yang Sehat dan Cerdas”, para peserta ditantang mengolah ikan menjadi 3 sajian: menu balita usia 2-5 tahun, menu keluarga, dan kudapan.
Di balik kompor, para ibu PKK tidak hanya memasak. Mereka berkreasi, berinovasi, dan menunjukkan cinta lewat gizi. Penilaian pun dilakukan secara profesional oleh Chef Arya dari Palembang, Diana Esterina ahli gizi Dinkes OKU, dan Widya, dari SMKN 2 OKU. Kreativitas, cita rasa, kandungan gizi, hingga higienitas menjadi tolak ukur.
Kepala Dinas Perikanan OKU, Juarsyah. menyampaikan harapan besar. Para pemenang akan menjadi duta OKU di tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
Ia mengingatkan, TP PKK OKU bukanlah tim baru. Pada 2018, mereka pernah mengharumkan nama Sumsel dengan meraih Juara II Nasional. Pada 2024, kembali dipercaya mewakili provinsi di ajang Kementerian Kelautan dan Perikanan.
“Prestasi itu adalah bukti. Tahun ini, kami optimis bisa kembali mengulang sejarah. Mohon doa dan dukungan agar nama Kabupaten OKU kembali harum di tingkat nasional,” ujar Juarsyah penuh semangat.
Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati H. Marjito Bachri, Sekda Alva Elan, Ketua TP PKK Hj. Zwesty Karenia Teddy, serta jajaran kepala OPD.
Di akhir acara, Bupati berpesan satu hal:
“Sayangi OKU. Mulai dari meja makan kita, dengan sepotong ikan untuk anak-anak kita. Untuk OKU yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.”
(Jimmy)


















