Newsparameter.com|BATURAJA – Sebelumnya, sejumlah awak media mendatangi SMPN 25 OKU untuk silaturahmi sekaligus konfirmasi. Namun, Deden Soma Solihin tak pernah ada di tempat. Jawaban yang diterima dari beberapa guru selalu sama: “Kepala sekolah sedang keluar untuk keperluan lain.”
Karena tak kunjung ditemui, awak media melayangkan surat konfirmasi resmi pada 8 Mei 2026. Surat itu mempertanyakan alokasi dan realisasi dana BOS 2025,
Dalam Surat konfirmasi resmi yang dilayangkan awak media. Langkah itu diambil setelah menemukan sejumlah item kegiatan dan anggaran dalam laporan SPJ SMPN 25 OKU yang dianggap janggal.
Saat ditemui di kantornya, Deden Soma Solihin mengatakan seluruh penggunaan dana BOS telah melalui rapat bersama komite dan dewan guru. “Sebelum kami membuat ERKAS, kami rapat dulu dengan komite dan guru-guru.” ujar Deden.
Ia menyebut dana BOS 2025 banyak terserap untuk perbaikan fisik sekolah karena dana dari dinas terbatas. Kerusakan yang diperbaiki antara lain plafon ruang lab dan ruang kelas, seperti Ruang kelas 3A yang keramiknya pecah juga sudah diganti total. “Itu pun belum termasuk biaya pajaknya, resplang sekolah yang jatuh, hingga pengecatan, Catnya pun cat yang bagus, bukan yang murah,” ujarnya
Untuk administrasi soal ulangan, ia menyebut sekolahnya masih memakai kertas dan fotokopi. “Sekarang belanja pakai Siplah. Dulu tarik tunai. Jadi kami nggak pernah pegang duitnya sepeser pun,” kata Deden.
“Untuk kegiatan dan terkait penggunaan anggaran kami tidak ada rekayasa. Kami sudah diperiksa dinas dan sudah dilaporkan ke inspektorat dan sudah diterima,” pungkas Deden.
Disinggung soal kepsek yang sulit ditemui, Deden membantah. Dia mengatakan senang jika ada media yang datang ke sekolah dan Deden juga menyebut dirinya paham kerja media karena pernah bergabung di LSM GARPU tahun 1995-1996.
Selain itu, Kepala Sekolah SMPN 25 Oku.mengatakan bahwa Hendrik yang juga merupakan bagian dari media (jurnalis) adalah komite sekolah yang memiliki SK dari sekolah.
Yang menjadi pertanyaan awak media kenapa Hendrik yang berdomisili di batumarta II bisa menjadi bagian komite di SMPN 25 Oku
Sedangkan SMPN 25 ini terletak di lubuk banjar batumarta unit IV. Dan Hendrik pun tidak mempunyai anak yang sekolah di SMPN 25 OKU.
Terkait pembangunan dan rehab di SMPN 25. berdasarkan informasi dan data yang dihimpun oleh awak media. Pada tahun 2025 tidak ada perbaikan ataupun rehab di smpn 25 oku.
Hal ini pun harus menjadi sorotan bagi dinas pendidikan serta inspektorat. Karena menurut keterangan kepala sekolah sudah diperiksa dinas pendidikan dan laporan diterima oleh inspektorat
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi Dinas Pendidikan OKU dan Inspektorat Kabupaten OKU terkait hasil pemeriksaan LPJ BOS SMPN 25 OKU tahun 2025 untuk memastikan kesesuaian dengan Permendikbudristek No. 63 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Dana BOS.
(Tim)


















