Newsparameter.ckm|BATURAJA, OKU – Amarah pelanggan Mayatama Solusindo memuncak. Sejak 30-31 Agustus 2026, jaringan internet di area Kemiling, Tanjung Baru,dan Rs Holindo, Kecamatan Baturaja Timur mati total. Hingga berita ini diturunkan, koneksi belum juga pulih.
Ironisnya, saat jaringan pelanggan mati berhari-hari tidak ada kompensasi. Tapi giliran pelanggan telat bayar 1 hari, jaringan langsung diputus.
Menurut informasi dari pihak Mayatama, gangguan terjadi karena adanya penarikan kabel induk di area Kemiling, Tanjung Baru.
Tapi 2 hari berlalu, teknisi tak kunjung menuntaskan. Pelanggan hanya bisa gigit jari sambil tetap menanggung kerugian.
“Alasannya itu-itu saja. Kabel ditarik. Perbaikan kabel, gangguan dari pusat. Tapi sampai 2 hari belum beres juga. Kami ini bayar tiap bulan, bukan minta gratis,” ujar salah satu pelanggan, senin [31/08/2026].
Pelanggan menyebut ada standar ganda dalam pelayanan Mayatama Solusindo.
1. Ke pelanggan: Telat bayar 1 hari langsung diputus otomatis. Tidak ada toleransi.
2. Ke perusahaan: Gangguan 2 hari tidak ada permintaan maaf, tidak ada kompensasi, tidak ada potongan tagihan.
“Setiap bulan pasti ada masalah. Kadang lemot, kadang mati. Ini sudah berhari-hari. Kalau terus begini kami yang rugi. Kerjaan terhambat, anak sekolah online juga terganggu,” keluhnya.
Pelanggan menilai Mayatama hanya mengejar target tagihan, tapi abai terhadap mutu layanan.
“Ini bukan soal uang. Ini soal rasa keadilan. Masa kami dituntut disiplin bayar, tapi mereka tidak disiplin melayani,” tegas pelanggan.
Tindakan ini diduga melanggar UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Pasal 4 dan Pasal 7. Konsumen berhak mendapat pelayanan yang benar, jujur, dan ganti rugi jika tidak sesuai.
Saat dikonfirmasi.pegawai mayatama mengatakan sudah diteruskan ke atasan dan belum bisa memberikan jawaban dengan alasan sedang di palembang.
Hingga berita ini tayang, pihak Manajemen Mayatama Solusindo belum memberikan keterangan resmi.
(Jimmy)


















