Newsparameter.com|BATURAJA – Langkah pencegahan kanker serviks terus digencarkan di Kabupaten OKU. Sebanyak 29 siswi kelas IX SMPN 53 OKU*mengikuti kegiatan vaksinasi HPV yang dilaksanakan di sekolah setempat, Jum’at [28/08/2026].
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bulan Imunisasi Anak Sekolah [BIAS] yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kabupaten OKU. Pelaksanaan vaksinasi di SMPN 53 OKU didampingi langsung oleh tim tenaga kesehatan bidan dari Puskesmas Sekarjaya.
Sejak pagi, para siswi sudah berkumpul di aula sekolah dengan didampingi wali kelas dan orang tua. Sebelum penyuntikan, petugas melakukan skrining kesehatan meliputi pengecekan suhu, tekanan darah, dan riwayat alergi.
Proses vaksinasi berlangsung tertib dan tidak memakan waktu lama. Para siswi terlihat antusias meski sebagian mengaku sedikit takut jarum suntik.
“Alhamdulillah, dari 29 siswi kelas IX semuanya bersedia divaksin. Tidak ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi [KIPI] yang serius. Hanya nyeri di lengan bekas suntikan, itu normal,” jelas salah satu bidan dari Puskesmas Sekarjaya.
Bidan Puskesmas Sekarjaya juga memberikan edukasi singkat kepada siswi dan orang tua. Ia menjelaskan bahwa vaksin HPV berfungsi untuk mencegah infeksi virus Human Papillomavirus, penyebab utama kanker serviks.
“Vaksin ini diberikan gratis oleh pemerintah untuk anak perempuan kelas 5 SD dan kelas 9 SMP/SMA. Tujuannya satu, melindungi anak-anak kita agar terhindar dari kanker serviks di masa depan,” terangnya.
Kepala SMPN 53 OKU mengapresiasi kolaborasi dengan Puskesmas Sekarjaya. Ia menyebut kesehatan siswa adalah prioritas sekolah.
“Kami berterima kasih kepada Dinkes OKU dan Puskesmas Sekarjaya. Ini bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kesehatan anak. Kami berharap orang tua terus mendukung program baik ini,” ujarnya.
Orang tua siswa menyambut positif program ini. Mereka menilai vaksinasi gratis dari pemerintah sangat membantu, terutama untuk pencegahan penyakit yang berisiko tinggi.
“Senang sekali ada program seperti ini. Gratis, aman, dan tujuannya untuk masa depan anak kami,” kata salah satu wali murid.
Dengan suksesnya vaksinasi di SMPN 53 OKU, Dinkes OKU menargetkan cakupan imunisasi HPV di seluruh sekolah di Kabupaten OKU dapat mencapai 100 persen pada akhir tahun 2026.
(Jimmy)


















