Newsparameter | JAKARTA ~ Aksi demo besar-besaran yang dilakukan Aliansi Pengemudi Online Bersatu (APOB) beberapa waktu yang lalu tak mendapatkan tanggapan serius dari aplikator maupun Kementerian Perhubungan. Jakarta 03/06/2025.
Sebagai bentuk pernyataan sikapnya terhadap Kementerian Perhubungan yang sampai dengan detik ini belum menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi dan tuntutan massa dalam aksi demo nasional pada tanggal 20 Mei, sekaligus pernyataan sikap APOB atas ketidakhadiran menteri perhubungan Republik Indonesia , Bpk Dudy purwa ghandi dalam memenuhi undangan rapat kerja dengan komisi V DPR RI untuk membahas potongan 10 % yang menjadi tuntunan utama pengemudi online, pada saat aksi demo turun ke jalan yang tak membuahkan hasil.
Sebagai Presidium Aliansi Pengemudi Online Bersatu ( APOB ) Bg. Kemed angkat bicara dan menyampaikan beberapa hal sebagai tuntutan aksi.
Bahwa APOB menuntut Kementerian Perhubungan agar segera merealisasikan tuntutan potongan 10% yang menjadi aspirasi ribuan massa pengemudi online seluruh indonesia.
“Saya sangat menyayangkan dengan sikap Bpk. Dudy Purwagandhy selaku Menteri Perhubungan justru tidak hadir dalam undangan rapat kerja Komisi V DPR-RI untuk membahas potongan 10% yang menjadi tuntutan utama pengemudi online” Jelas Bg. Kemed
Selain itu, Sekjen Federasi Serikat Pekerja Pengemudi Online (FSPPOB) Bg.Afvid juga akan mengadukan persoalan ini kepada Presiden RI Bpk. Jenderal Purnawirawan H. Prabowo Subianto untuk mengevaluasi kinerja Kementerian Perhubungan Bpk. Dudy Purwagandhy karna dinilai tidak punya empati pada nasib dan penderitaan masyarakat yang mencari nafkah sebagai pengemudi online.
“Jika sampai dengan pertengahan Juni belum ada keputusan dari kementerian perhubungan mengenai tuntutan kami, maka kami akan kembali melakukan aksi turun kejalan dengan kekuatan massa yang jauh lebih besar.” Tegas Sekjen FSPPOB Bg.Afvid.
(NP.Team)


















