Newsparameter.com|Depok — Upaya pelestarian lingkungan perairan terus diperkuat melalui kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu di kawasan Setu Pedongkelan, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Setu Pedongkelan Kelurahan Tugu.
Dalam kegiatan itu, peserta berhasil menangkap ikan sapu-sapu dengan total berat mencapai 65 kilogram. Penangkapan ikan invasif tersebut dilakukan sebagai langkah menjaga keseimbangan ekosistem perairan setu sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yeti Wulandari, Camat Cimanggis Rahmat Maulana( Pace),Lurah Tugu Ayu Dwi Pratiwi, unsur Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Tugu, pengurus serta anggota Pokdarwis Setu Pedongkelan, hingga para Ketua RT dan RW setempat.
Antusiasme juga datang dari wilayah DKI Jakarta, di antaranya Camat Pasar Rebo, para lurah se-Kecamatan Pasar Rebo, petugas PPSU kelurahan se-Kecamatan Pasar Rebo, serta Satlinmas Kelurahan Pekayon.
Suasana gotong royong dan kebersamaan tampak mewarnai jalannya kegiatan. Selain melakukan penangkapan ikan sapu-sapu, peserta juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian kawasan setu sebagai ruang ekologi dan sosial masyarakat.
Penasihat Pokdarwis Setu Pedongkelan, H. Herman yang akrab disapa Baba Haji, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian lintas wilayah terhadap kelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan program kolaborasi bersama wilayah DKI Jakarta. Kami merasa bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, kami bersama unsur pemerintah dan masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.
Melalui sinergi lintas daerah tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan Setu Pedongkelan semakin meningkat. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi contoh kolaborasi positif antarwilayah dalam menjaga ekosistem perairan dan memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.(*)
NP Hilman/red


















