Newsparameter.com|PRINGSEWU – Ratusan mahasiswa gabungan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Pringsewu dan Gedung DPRD Kabupaten Pringsewu, Jumat siang.Massa aksi menyuarakan berbagai tuntutan terkait kebijakan pemerintah daerah yang dinilai belum memberikan dampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Pringsewu. Jum’at (22/05/2026).
Situasi sempat memanas ketika sejumlah mahasiswa mencoba masuk ke area Kantor Bupati Pringsewu untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Namun, aparat keamanan dari Polres Pringsewu bersama Satpol PP Kabupaten Pringsewu langsung melakukan pengawalan ketat guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Dalam orasinya, mahasiswa mempertanyakan kegiatan kunjungan dinas daerah yang dinilai belum menunjukkan hasil nyata untuk pembangunan dan kemajuan Kabupaten Pringsewu.
Selain itu, massa aksi juga menyoroti dugaan keterlibatan anggota DPRD Kabupaten Pringsewu dalam pengurusan dapur MBG, sehingga menimbulkan pertanyaan terkait fungsi pengawasan yang seharusnya dijalankan legislatif.
Salah satu orator, Abdul Azis, dengan lantang menyampaikan bahwa aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masa depan Kabupaten Pringsewu.
“Kami hadir untuk menyuarakan kepentingan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Pringsewu,” tegasnya di hadapan massa aksi.
Aksi berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian dan Satpol PP. Setelah melakukan orasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Pringsewu, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib.
Sebelum meninggalkan lokasi, mahasiswa juga mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk memviralkan isu yang mereka suarakan melalui media sosial sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut.
Kekecewaan massa aksi terlihat karena hingga aksi berakhir tidak ada satu pun perwakilan pemerintah daerah maupun anggota DPRD yang menemui mahasiswa untuk berdialog langsung.


















