Newsparameter com | Pringsewu – Dalam sebuah video podcast berdurasi kurang lebih 7 menit yang diunggah di TikTok oleh akun Agusahong dan Ibu Nurul H., SH., MH., CPM, Ketua Pradi Nurul sekaligus advokat senior menyampaikan kritik tajam terkait polemik kehadiran empat tenaga ahli di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Pringsewu.
Nurul H. menyoroti keberadaan salah satu dari keempat tenaga ahli tersebut yang dinilai tidak memenuhi kompetensi yang diharapkan, terutama dalam bidang pemerintahan, politik, dan hukum. Ia menegaskan bahwa latar belakang pendidikan dari tenaga ahli yang bersangkutan, Zunianto S. Pd., M.M., dianggap tidak sesuai dengan jabatan yang diembannya, dan hal ini menimbulkan kekhawatiran akan ketidakefisienan penggunaan anggaran negara.
Lebih jauh, Nurul H. menilai bahwa keberadaan tenaga ahli tersebut terkesan menghamburkan uang rakyat dan terkesan tebang pilih, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran yang semakin diperlukan. Ia juga mengingatkan bahwa banyak sarjana yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya namun belum mendapatkan kesempatan yang sama.
Selain itu, Nurul H. menyampaikan bahwa tokoh agama yang enggan disebutkan namanya dalam perbincangan tersebut juga tidak mendukung keberadaan keempat tenaga ahli ini, di tengah polemik efisiensi uang negara. Dan tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang seharusnya dimiliki oleh tenaga ahli di bidang pemerintahan.
Nurul H. menegaskan bahwa harapannya agar pihak Aparat Penegak Hukum (APH) segera melakukan pemeriksaan dan tindakan tegas bilamana ditemukan unsur-unsur yang merugikan keuangan negara, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Persoalan ini menyoroti pentingnya transparansi dan kompetensi dalam penunjukan tenaga ahli di lingkungan pemerintahan, demi memastikan penggunaan anggaran negara yang efektif dan efisien serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
(Erwin)














