Newsparameter.com|PRINGSEWU – Panitia Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) Pekon Tambahrejo resmi menetapkan dan mengumumkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkakon Tahun 2026.
Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat yang digelar di Aula Balai Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Senin (27/7/2026).
Ketua Panitia Pilkakon Pekon Tambahrejo, Agus Purnomo, menyampaikan bahwa penetapan DPS merupakan hasil dari proses pendataan, pemutakhiran, dan validasi data pemilih yang telah dilakukan oleh panitia sesuai tahapan pelaksanaan Pilkakon.
Berdasarkan hasil tersebut, jumlah pemilih sementara di Pekon Tambahrejo mencapai 3.234 pemilih, terdiri dari 1.588 pemilih laki-laki dan 1.646 pemilih perempuan yang tersebar di lima dusun.
Rinciannya meliputi:
Dusun I: 850 pemilih (418 laki-laki, 432 perempuan)
Dusun II: 686 pemilih (342 laki-laki, 344 perempuan)
Dusun III: 662 pemilih (318 laki-laki, 344 perempuan)
Dusun IV: 494 pemilih (254 laki-laki, 240 perempuan)
Dusun V: 542 pemilih (256 laki-laki, 286 perempuan)
Agus Purnomo mengajak masyarakat untuk mencermati data yang telah diumumkan.
Apabila terdapat kesalahan data atau warga yang belum masuk dalam daftar pemilih, masyarakat diharapkan segera melapor kepada panitia agar dapat dilakukan perbaikan sesuai mekanisme yang berlaku.
Kegiatan penetapan DPS turut dihadiri Kepala Pekon Tambahrejo, perwakilan Babinsa, Satpol PP, serta jajaran Panitia Pilkakon. Acara berlangsung di ruang rapat Panitia Pilkakon Pekon Tambahrejo dengan suasana tertib dan lancar.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Masyarakat Pekon (PMP) Kabupaten Pringsewu, Budi Santoso, S.Pd., M.H, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkakon Tahun 2026 di Kabupaten Pringsewu akan berlangsung di 59 pekon.
Khusus di Kecamatan Gadingrejo terdapat enam pekon yang menggelar Pilkakon, yakni Pekon Mataram, Yogyakarta, Klaten, Parerejo, Tulungagung, dan Tambahrejo.
Penetapan DPS menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan seluruh warga yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan Pilkakon 2026 secara demokratis, jujur, dan transparan.
(Erwin)















