Newsparameter.com|DEPOK — Ikatan Pensiunan Bank BTN (IKAPURNA) Cabang Depok kembali menggelar kegiatan Bugar Bersama Tahap II Tahun 2026 di Ecopark BTN, kawasan Learning Center Bank BTN, Depok, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang diikuti 108 pensiunan lintas angkatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang menjaga kebugaran, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum mempererat silaturahmi, meningkatkan literasi kesehatan, serta melakukan pengkinian data keanggotaan.
Ketua Pengurus Daerah (Pengda) IKAPURNA Depok, M. Yunan Harahap, mengatakan kegiatan Bugar Bersama merupakan agenda berkala yang dilaksanakan sedikitnya tiga kali dalam setahun oleh Pengurus Daerah IKAPURNA di berbagai wilayah Indonesia.
Menurutnya, keberadaan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas hidup para pensiunan, baik dari sisi kesehatan fisik maupun hubungan sosial antaranggotanya.
“Acara Bugar Bersama ini adalah tahap yang kedua di tahun 2026. IKAPURNA Depok yang hadir hari ini ada 108 orang. Temanya bagaimana sehat, rukun, guyub, kompak, dan sehat selalu,” ujar Yunan di Depok, Sabtu (12/9/2026).
Ia menambahkan, Bugar Bersama Tahap III direncanakan berlangsung pada November atau Desember 2026.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Ketua Panitia Pelaksana, Sarwoto, mengatakan kegiatan kali ini juga dilengkapi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis atau Mini Medical Check-Up melalui kerja sama dengan Rumah Sakit Bunda Margonda.
Pemeriksaan meliputi penapisan kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta penanganan berbagai persoalan kesehatan yang umum dialami kelompok lanjut usia.
“Program pertama memang kita fokuskan untuk tetap sehat, bugar, serta bersilaturahmi di antara anggota IKAPURNA Depok. Untuk mendukung pola hidup sehat, kita undang pakarnya dari Rumah Sakit Bunda Margonda untuk memberikan pencerahan agar bisa kita laksanakan sehari-hari,” kata Sarwoto.
Menurut dia, pendekatan kesehatan dalam kegiatan pensiunan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Selain aktivitas fisik, pemahaman mengenai kondisi kesehatan dan langkah pencegahannya menjadi hal penting agar para pensiunan tetap produktif serta memiliki kualitas hidup yang baik.
Angklung Warnai Suasana Kebersamaan
Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan musik angklung yang dimainkan para peserta. Di bawah panduan instruktur dari Selat Sunda, anggota IKAPURNA turut memainkan alat musik tradisional tersebut secara bersama-sama.
Kegiatan seni budaya itu tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana membangun interaksi dan kebersamaan di antara para peserta.
Salah seorang tim sosialisasi, Migie Eryadi
mengatakan kegiatan seni tersebut menunjukkan bahwa usia lanjut bukan penghalang untuk tetap aktif, berkarya, dan menikmati kebersamaan.
“Pada momen kali ini juga tidak kalah heboh dengan ibu-ibu yang memainkan alat musik angklung, disertai panduan dari Selat Sunda. Anggota IKAPURNA ikut memegang alat musik angklung. Ini bukan hanya soal kesenangan, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan seni dan budaya Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, antusiasme peserta menjadi gambaran bahwa aktivitas sosial, seni, dan kebugaran dapat menjadi bagian penting dalam menjaga semangat para pensiunan.
Pengkinian Data untuk Memastikan Hak Kesehatan
Selain kegiatan kebugaran dan hiburan, pengurus IKAPURNA Depok juga melakukan sosialisasi pengkinian data keanggotaan. Kegiatan tersebut didampingi Sekretaris IKAPURNA Depok, Iwan Diaswara.
Pengkinian data dinilai penting untuk memastikan informasi mengenai anggota tetap akurat, khususnya yang berkaitan dengan fasilitas dan jaminan kesehatan yang menjadi hak para pensiunan.
Tim sosialisasi menjelaskan tata cara pengecekan serta pembaruan data agar anggota dapat memastikan status kepesertaan dan cakupan fasilitas kesehatan yang diterimanya, baik melalui Yayasan Karyawan Pegawai BTN maupun BPJS Kesehatan.
“Kami juga melakukan sosialisasi pengkinian data anggota terkait dengan fasilitas kesehatan yang diberikan oleh Yayasan Karyawan Pegawai BTN. Dijelaskan bagaimana caranya agar masing-masing anggota bisa melihat apakah datanya sudah ter-cover untuk BPJS maupun tunjangan kesehatan lainnya,” terang Migie Eryadi
Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan persoalan administrasi sekaligus memastikan para pensiunan memperoleh layanan kesehatan sesuai dengan hak dan ketentuan yang berlaku.
Menuju Temu Akbar IKAPURNA 2027
Di penghujung kegiatan, Pengda IKAPURNA Depok turut menyampaikan agenda nasional Temu Akbar IKAPURNA Se-Indonesia yang dijadwalkan berlangsung di Bandung pada 26 Mei 2027.
Kegiatan nasional tersebut ditargetkan dihadiri sekitar 1.500 hingga 2.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Bagi IKAPURNA Depok, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga semangat kebersamaan para pensiunan Bank BTN. Tidak hanya melalui aktivitas kebugaran, tetapi juga melalui edukasi kesehatan, pelestarian seni budaya, pembaruan administrasi, serta penguatan jejaring silaturahmi antarpensiunan.
Dengan semangat sehat, rukun, guyub, dan kompak, IKAPURNA Depok berupaya menjadikan masa purnabakti bukan sebagai akhir dari aktivitas, melainkan fase kehidupan yang tetap diisi dengan kegiatan positif, produktif, dan bermanfaat.
(*) NP, Hilman/Red


















