Newsparameter.com|Dirjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri RI, Dr, Drs, La Ode Ahmad P. Bolombo, A.P, M.Si menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Teknis Pembinaan Lembaga Posyandu Dalam Pelayanan 6 Bidang SPM di Desa/ Kelurahan yang dilaksanakan di Pendopo, Perkantoran Bukit Inspirasi Doloksanggul, 24 September 2026.
Kehadiran Dirjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri RI, Dr, Drs, La Ode Ahmad P. Bolombo, A.P, M.Si disambut langsung oleh Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH didampingi Ketua TP. Posyandu Kabupaten Humbang Hasundutan, Ny. Erma Oloan Paniaran Nababan.
Dirjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri RI, Dr, Drs, La Ode Ahmad P. Bolombo, A.P, M.Si dalam paparannya membawa judul Penguatan Implementasi Transformasi Posyandu Berdasarkan Permendagri 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, dengan Thema ”Bersama Kita Perkuat Posyandu, Tingkatkan Layanan, Berdayakan Masyarakat Desa. Desa Maju, Mandiri, Sejahtera dan Bahagia”.
Pada kesempatan itu, Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kehadiran Dirjen Bina Pemdes Kemendagri bersama TIM yang langsung turun dalam rangka penguatan posyandu di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Kehadiran Dirjen dan Tim Kemendagri akan membawa perubahan nyata dan percepatan impelmentasi transformasi posyandu; transformasi kelembagaan, transformasi pelayanan dan transformasi pembinaan.
Disampaikan bahwa Kabupaten Humbang Hasundutan saat ini sudah menggunakan Aplikasi Siapp (Sistem Informasi Aplikasi PKK Dan Posyandu) yang merupakan salah satu inovasi yang kita dorong untuk diimplementasikan dalam penetapan desa pilot project setiap tahunnya.
Transormasi posyandu ini lebih mendalam diperjelas dalam pemaparan Ketua TP. Posyando, Ny.
Erma Oloan Paniarann Nababan dengan judul ”Pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Kabupaten Humbang Hasundutan”
Ketua TP. Posyandu dalam paparannya disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus meningkatkan capaian pelayanan dasar melalui 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, perumahan rakyat, Trantibum, sosial, dan pekerjaan umum. Berbagai capaian terlihat dari peningkatan fasilitas PAUD dan SD, perpustakaan desa, layanan kesehatan, penanganan stunting, serta penguatan kader dan pemanfaatan tanaman toga.
Di bidang lainnya, capaian ditandai dengan meningkatnya penanganan rumah tidak layak huni, pemahaman masyarakat tentang rumah sehat, penguatan desa tangguh bencana, pelayanan bagi kelompok rentan dan inklusi sosial, serta peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai sanitasi, air minum, pengelolaan sampah, jalan usaha tani, jalan dan irigasi.
Ditengah-tengah rakor, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melaksanakan ’Mangulosi’ (memberi ulos-red) sebagai tanda ucapan terimakasih kepada Dirjen Bina Pemdes Kemendagri.
(Manulang)

















