Newsparameter.com|DOLOKSANGGUL
Pemerintah Humbahas bersama BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) (BRIN) dan BI (Bank Indonesia) cabang Sibolga membahas pendalaman kajian pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di sekitaran Danau Toba, Selasa 15 September 2026 di Kantor Bupati Humbahas.
Rapat itu dipandu Asisten Administrasi Umum Jaulim Simanullang, juga diikuti Asisten Pembangunan dan Perekonomian Martogi Purba dan dinas-dinas terkait.
Jaulim Simanullang mengatakan pembahasan KEK dengan melibatkan BRIN dan BI dalam rangka mendorong peningkatan investasi sekaligus membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Danau Toba. Sama-sama merumuskan, seperti apa model pengembangan kawasan yang mampu mengintegrasikan potensi pariwisata, budaya, pendidikan, kesehatan, sektor ekonomi dan sektor lainnya secara berkelanjutan. Dengan hadirnya KEK, bisa bermanfaat bagi masyarakat dalam peningkatan ekonomi. Pemerintah telah menetapkan Danau Toba salah satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia untuk dikembangkan secara maksimal.
Dalam pertemuan itu, Peneliti dari BRIN Maxenius T Sambodo menyampaikan materi “Optimalisasi Data Dukung Kawasan untuk Pengembangan Investasi Danau Toba yang Berkelanjutan”.
(Manulang)

















