Newsparameter.com|Pesawaran – Menanggapi sorotan publik terkait dugaan pencemaran Sungai Way Ratai, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pesawaran melalui Linda memberikan penjelasan bahwa persoalan tersebut sebenarnya telah ditindaklanjuti sejak kejadian pertama kali mencuat.
Menurut Linda Sari , pihak DLH bersama anggota dewan telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan menyikapi dugaan pencemaran yang diduga berasal dari aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut dari pihak yang diduga memiliki atau menjalankan usaha tersebut.
“Maaf baru sempat balas. Itu semua sudah kita sikapi kejadian pada waktu itu. Bahkan kami sudah meninjau dengan dewan. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya dari yang punya usaha. Dan selanjutnya insyaallah kami akan meninjau kembali,” ujar Linda kepada media, Sabtu (1/8/2026).
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa DLH mengakui persoalan ini telah menjadi perhatian pemerintah daerah. Meski demikian, masyarakat berharap rencana peninjauan ulang tidak berhenti pada sebatas inspeksi lapangan, tetapi juga diikuti langkah konkret berupa penegakan aturan, pemulihan kualitas lingkungan, serta koordinasi dengan aparat penegak hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran.
Warga menilai, kematian ikan yang diduga terjadi berulang kali menjadi indikator yang perlu diusut secara serius. Mereka berharap hasil peninjauan nantinya dapat disampaikan secara terbuka kepada publik agar ada kepastian mengenai penyebab pencemaran, pihak yang bertanggung jawab, dan langkah penyelesaiannya.
( Tim & Redaksi)


















