PRINGSEWU – Stadion Mini Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, resmi diperkenalkan dengan nama Stadion Mini Wibawa Mukti, Jumat sore (7/8/2026).
Peresmian stadion yang berada di Suku 4 Pekon Tambahrejo tersebut dirangkaikan dengan pembukaan Open Turnamen Tambah Rejo Cup 1 memperebutkan piala Dandim 0424/Tanggamus Antusiasme masyarakat terlihat sejak pertandingan perdana digelar.
Ketua panitia, Muhamad Kamsim, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengembangkan olahraga sepak bola sekaligus mempererat silaturahmi antarmasyarakat dan klub.
Pada laga pembuka, digelar pertandingan exhibition antara SSB PST Tambahrejo melawan SSB Suban, Natar.
Sementara pertandingan Open Turnamen mempertemukan Tim Cakra Tambahrejo dengan Tim Ganesa dari Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus.
Pertandingan berlangsung menarik dan disaksikan masyarakat yang memadati area stadion.
Tim Cakra Tambahrejo sendiri dikenal memiliki pengalaman mengikuti berbagai turnamen sepak bola.
Open Tambah Rejo Cup I diikuti 64 tim dari berbagai wilayah, mulai dari Kabupaten Tanggamus hingga Kabupaten Tulang Bawang.
Turnamen ini diharapkan menjadi ajang pembinaan sekaligus percontohan bagi pekon lain dalam mengembangkan olahraga sepak bola.
Tokoh masyarakat Tambahrejo, H. Irwan, mengapresiasi terselenggaranya turnamen tersebut. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa support terhadap kegiatan, tetapi juga peningkatan fasilitas lapangan melalui perbaikan lapangan, pembangunan sumur bor, dan toilet.
Lapangan sepak bola tersebut memiliki ukuran sekitar 105 meter x 70 meter dan diharapkan dapat menjadi fasilitas latihan bagi anak-anak serta generasi muda Tambahrejo.
Kepala Pekon Tambahrejo, Supriyadi, mengatakan nama Wibawa Mukti memiliki makna sebagai simbol kekuatan dan semangat untuk memajukan pekon serta mewujudkan kemakmuran bersama.
Menurutnya, keberadaan stadion mini tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan sepak bola usia dini.
Selama ini, anak-anak melalui SSB Tambahrejo juga telah membawa nama baik pekon dalam berbagai pertandingan.
Sementara itu, Danramil Gadingrejo Kapten Redi Kurniawan menilai olahraga, khususnya sepak bola, dapat menjadi sarana positif dalam membentuk karakter generasi muda.
Ia mengatakan kebiasaan berolahraga sejak dini dapat menjaga kebugaran sekaligus menjadi salah satu upaya mencegah anak-anak dan remaja terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
“Dengan kegiatan positif seperti olahraga, anak-anak memiliki ruang untuk berkembang dan menjadi generasi penerus yang sehat serta berprestasi,” ujarnya.
Dengan diresmikannya Stadion Mini Wibawa Mukti dan bergulirnya Open Turnamen tambah Rejo cup masyarakat berharap Tambahrejo semakin dikenal sebagai salah satu pusat pembinaan sepak bola di Kabupaten Pringsewu.
Selain melahirkan atlet muda berprestasi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menciptakan pertandingan yang aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.
(Erwin)


















