Newsparameter.com|PRINGSEWU – Program Karya Bakti TNI Kodim 0424/Tanggamus Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, resmi ditutup pada Rabu (29/7/2026).
Penutupan yang berlangsung di Pekon Banjarrejo tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pembangunan fisik dan nonfisik yang melibatkan sinergi TNI, Pemerintah Kabupaten Pringsewu, serta masyarakat.
Acara penutupan dihadiri Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, Ketua DPRD Suherman, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, Camat Banyumas, kepala pekon, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, hingga warga setempat.
Dalam sambutannya, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat ketahanan wilayah, dan mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Menurutnya, Karya Bakti TNI merupakan wujud nyata pembinaan teritorial yang mengedepankan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan pembangunan di wilayah.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama bangsa.
Kebersamaan dan kepedulian sosial mampu mengubah berbagai keterbatasan menjadi kekuatan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Dandim.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Karya Bakti sebagai momentum mempererat persatuan, memperkuat solidaritas sosial, serta menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat demi terciptanya wilayah yang aman, maju, produktif, dan sejahtera.
Sementara itu, Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kodim 0424/Tanggamus beserta seluruh personel TNI atas dedikasi dan pengabdian selama pelaksanaan program Karya Bakti.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong dan kolaborasi lintas sektor.
“Pembangunan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat. Karya Bakti ini menjadi contoh nyata kolaborasi yang berhasil demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Riyanto.
Ia berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dikerjakan dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan secara optimal agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Banyumas.
Selama pelaksanaan Karya Bakti, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan, di antaranya pembukaan badan jalan sepanjang 1.550 meter dengan lebar 5 meter di Pekon Banjarrejo, pembangunan gorong-gorong buis dan plat, pembangunan talud di beberapa titik, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan sumur bor.
Selain pembangunan fisik, program ini juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba, mitigasi bencana, pencegahan stunting, pertanian, kontrasepsi jangka panjang, hingga pembinaan organisasi kepemudaan.
Beragam pelayanan sosial juga diberikan kepada masyarakat, seperti pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan KB kesehatan, pengobatan gratis, sunatan massal, serta pembagian sembako gratis.
Seluruh rangkaian kegiatan penutupan Karya Bakti Kodim 0424/Tanggamus Tahun Anggaran 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Keberhasilan program ini diharapkan menjadi fondasi untuk terus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pringsewu.
(Erwin)












