Newsparameter.com|Depok – Semangat berbagi kembali ditunjukkan melalui kegiatan santunan bagi anak yatim, kaum dhuafa, dan penyandang disabilitas yang digelar dikampung tipar tengah Mekarsari Cimanggis Kota Depok. Acara berlangsung penuh kehangatan dan menjadi wujud kepedulian sosial dari para donatur, komunitas, serta relawan yang terlibat.
Penyelenggara kegiatan(Bahrian) mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini telah selesai dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah datang dan mendukung acara ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, bukan hanya hari ini, tetapi menjadi agenda yang berkesinambungan selama Allah SWT masih memberikan rezeki kepada kita,” ujarnya.
Penerima manfaat dalam kegiatan ini terdiri dari anak yatim, kaum dhuafa, serta penyandang disabilitas yang berasal dari berbagai wilayah di sekitar Depok.
Menurut penyelenggara, kegiatan sosial tersebut lahir dari niat tulus untuk membantu sesama, bukan untuk mencari popularitas atau pujian.
“Kami melakukannya karena tergerak oleh hati. Jika kegiatan ini diketahui masyarakat, harapannya bukan untuk pamer, tetapi dapat menjadi inspirasi agar semakin banyak orang yang ikut berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” katanya.
Panitia juga mengajak masyarakat untuk tidak memberikan penilaian negatif terhadap kegiatan sosial yang dipublikasikan. Sebaliknya, mereka berharap masyarakat dapat memberikan doa dan dukungan agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara konsisten.
Sementara itu, Hendra Gunawan selaku tokoh yang hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam, sedekah dapat dilakukan secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan.
“Sedekah yang dilakukan secara diam-diam memang memiliki keutamaan. Namun, sedekah yang dilakukan secara terbuka juga diperbolehkan apabila bertujuan memberikan motivasi kepada orang lain agar ikut berbagi. Yang terpenting adalah niat atau nawaitu seseorang,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa masih banyak anak yatim, kaum dhuafa, dan penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian dari seluruh elemen masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Kami berharap pemerintah dan seluruh komunitas dapat bersatu dalam satu visi untuk meningkatkan kesejahteraan anak yatim, kaum dhuafa, dan penyandang disabilitas yang masih membutuhkan perhatian bersama,” tambahnya.
Ketua Porkabi (Idris) ketua DPRT Mekarsari Cimanggis yang turut hadir juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi sosial seperti ini telah dilakukan secara konsisten dan layak mendapat dukungan dari berbagai pihak.
“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Ke depan kami ingin berkolaborasi dengan berbagai komunitas agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Mari bersama-sama membangun kepedulian sosial dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dan menghadirkan manfaat bagi anak yatim, kaum dhuafa, serta penyandang disabilitas.
(*)NP. Hilman/red


















