Newsparameter.com | Depok –
Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Ketua Umum Kobar Obor Perduli Indonesia (KOPI) menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh anggota dan masyarakat luas. Dalam keterangannya, ia mengajak seluruh elemen untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih, penuh keikhlasan, serta komitmen memperkuat kepedulian sosial dan lingkungan.
“Bisa dengan baik, dengan lancar, dan insya Allah diterima Allah SWT sebagai amal ibadah yang baik,” ujarnya saat memberikan pernyataan menjelang Ramadhan.
Konsisten Peduli Lingkungan
Ketua KOPI menegaskan bahwa meskipun bulan Ramadhan identik dengan peningkatan ibadah spiritual, pihaknya tetap konsisten menjalankan komitmen sosial, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari ibadah sosial yang tak terpisahkan dari nilai-nilai Ramadhan. Program penanaman pohon, kerja bakti membersihkan lingkungan, serta edukasi kepada masyarakat akan tetap berjalan.
“Kami tetap berjuang bersama masyarakat untuk memperbaiki lingkungan, menjaga kebersihan, dan mencegah bencana seperti banjir. Ini adalah tanggung jawab bersama demi kebaikan kita semua,” tegasnya.
Ia berharap dengan kesadaran kolektif, masyarakat dapat terhindar dari berbagai bencana alam yang kerap terjadi akibat kelalaian dalam menjaga lingkungan.
Pesan untuk Anggota KOPI dan FORKABI
Selain kepada internal KOPI, Ketua Umum yang juga menjabat sebagai penasihat Forum Betawi Rempug (FORKABI) turut menyampaikan ucapan kepada seluruh anggota FORKABI, khususnya di wilayah Kota Depok dan Cimanggis.
“Saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi seluruh anggota KOPI dan juga teman-teman FORKABI. Semoga ibadahnya lancar tanpa hambatan dan diterima Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga berharap FORKABI tetap solid, istiqomah, dan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat luas. Sebagai penasihat, ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan mengedepankan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau golongan.
“Semoga FORKABI jaya selalu dan tidak ada hal-hal yang perlu dinasihati. Artinya, semua berjalan baik dan tetap dalam koridor yang benar,” tambahnya.
Apresiasi Kebijakan Tanpa Sweeping
Menanggapi kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang melarang sweeping selama bulan Ramadhan, Ketua KOPI menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, sweeping mengandung unsur pemaksaan yang berpotensi melanggar hak asasi manusia.
“Kalau sekadar mengingatkan atau menegur dalam konteks positif, itu tidak masalah. Tapi kalau sweeping yang sifatnya memaksa, itu tidak perlu,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa ibadah merupakan urusan personal antara individu dan Tuhan, sehingga tidak seharusnya ada tindakan yang melampaui norma hukum maupun norma sosial.
Permohonan Maaf dan Harapan Ramadhan
Di akhir pernyataannya, Ketua Umum KOPI menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat hal-hal yang kurang berkenan, baik sebagai Ketua Umum KOPI maupun sebagai penasihat FORKABI.
“Semoga di bulan suci Ramadhan ini kita semua mendapatkan berkah dan ampunan. Mari kita jalani dengan penuh keikhlasan dan semangat kebersamaan,” tutupnya.
Wabillahi Taufiq Wal Hidayah, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.(*) NP.Hilamn/red


















