NEWSPARAMETER com|Oku, dana bos diperuntukan memperbaiki dan memenuhi kebutuhan sapras di sekolah. Namun terkadang dana bos banyak menjadi ajang korupsi bagi oknum oknum kepala sekolah yang ingin memperkaya diri dengan melakukan manipulasi data dan realisasi mark up pada kegunaan dana bos.
Sdn 15 oku yang terletak di wilayah sukaraya kecamatan baturaja timur kabupaten oku adalah salah satu sd yang diduga mark up dalam menggunakan dana bos untuk sapras dan lainnya.
Hal ini. Terlihat saat awak media datang ke sdn 15 oku beberapa waktu lalu Dan menemui kepala sekolah untuk silaturahmi.
Kepala sekolah mengatakan bahwa sekolah sdn 15 menjadi lebih baik saat ia menjabat kepala sekolah di sdn 15 oku.
Namun, realisasi sarana prasarana (sapras) maupun maupun perbaikan di sdn 15 oku tidaklah sesuai dengan data laporan yang dilaporkan oleh kepala sekolah smpN 15 oku.
Seperti, pembuatan taman atas, pembuatan kantor atas, pelebaran halaman/jalan sdn 15, pembelian vaving, pembelian jok kursi, pembelian kursi kayu/rotan/bambu, pembelian meja baca klompok/diskusi, pembelian meja kantor kayu jati, pembuatan trali pagar, pembelian bahan bangunan pintu gerbang dan pembelian buku di sdn 15 oku sangatlah tidak sesuai dengan apa yang kami lihat di sekolah tersebut.
Dari point diatas ada beberapa item yang dianggarkan double oleh kepala sekolah sdn 15. Hal tersebut memperkuat dugaan bahwa kepala sekolah telah melakukan mark up/penggelembungan anggaran dengan menggunakan dana Bos yang terindikasi menyebabkan kerugian keuangan negara.
Terkait banyaknya dugaan mark up/penggelembungan/manipulasi data/anggaran yang dilakukan oleh sdn 15 oku. Sebagai awak media yang mempunyai kewenangan dalam memberikan informasi keterbukaan publik agar pemerintahan dalam daerah bisa berjalan sesuai dengan ketentuan UU.
Awak media berharap dengan adanya penemuan yang ada di sdn 15 oku dapat mengusut dugaan KKN. Mark up yang dilakukan oleh kepala sekolah sdn 15 oku. Agar perkembangan dalam sekolah dapat berjalan dengan layak.
(Jimmy)


















