Newsparameter.com | Bandar Lampung 11 Juli 2025, Kelurahan Sukamenanti – Kecamatan Kedaton – Kota Bandar Lampung yang berada dipusat kota bandar lampung yang memiliki hanya 2 (dua) lingkungan (LK) dan terpeah Lingkungan I (satu) terdiri dari 4 (empat) Rukun Tetanggan dan Lingkungan II (dua) terdiri dari 6 (enam) Rukun Tetangga (RT) yang saat ini dipimpin oleh Lurah Wanita Ibu JUMAYAH,S.Sos.,M.M. .
Dan dikelurahan Sukamenanti dimana dengan areal kelurahan yang tidak begitu luas dan hanya terdiri dari dua lingkunan akan tetapi karena termasuk dipusat perkotaan maka jumlah penduduknya termasuk padat . Dan saat ini masyarakat dikedua lingkungan mengeluhkan kinerja kerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung yang menangani masalah kebersihan Kota Bandar Lampung yang menangani pengangkutan sampah dari TPS yang ada dikelurahan Sukamenanti ke TPA Kota Bandar Lampung.
Dikarenakan sudah kurang lebih 4 (empat) hari ini BAK Truk Mobil Sampah sudah tidak ada lagi di taruh TPS untuk tempak pengempulan sampah yang telah dikumpulkan oleh petugas sampah dari 2 (dua) orang pengelola sampah yang telah bekerja sama dengan dua kepala lingkungan beserta seluruh RT serta telah lama bermitra dengan petugas Dinas Lingkungan Hidup dalam hal ini petugas kebersihan yang biasa menempatkan Bak Truk Sampah di TPS yang berada dijalan RUSA ujung bersebelahan dengan areal Tempat Pemakaman Umum. Kedua warga pengelola sampah tersebut bekerja dengan memberdayakan beberapa warga dan mengumpulkan sampah yang ada dikesepuluh RT dari kedua lingkungan yang ada dikelurahan sukamenanti. Dan sampah yang dikumpulkan oleh petugas kebersihan yang dikelola perorangan yang telah Kerjasama dengan dua kepala lingkungan dan seluruh RT itu dibagai dua kelompok dengan penanganan satu lingkungan satu group petugas pengumpul sampah yang akan berkeliling keseluruh rumah warga yang ada dilingkungan tersebut menggunakan motor roda tiga yang mereka beli sendiri. Dan 2 (dua) motor yang dimiliki dua group pengumpul sampah dikedua lingkungan kelurahan sukamenanti itu sudah bekerja beberapa tahun dan dengan retribusi kecil yang diberikan dimana nilai ritribusi didapatkan dari hasil kesepakatan rapat RT dan lingkungan dan uang ritribusi sampah dari warga yah digunakan untuk gaji dua kelompok petugas pengumpul sampah dan untuk biaya operasional baik dari bensin motor dan biaya perbaikan dan operasional motor serta disisihkan pula uang iuran sampah yang mereka kedua group tersebut kumpulkan untuk diberikan kepetugas kebersihan mobil truk sampah untuk membantu biaya operasional dinas kebersihan kota atau mobil truk sampah untuk mengangkut sampah yang sudah mereka kumpulkan dan naikkan ke BAK TRUK sampah yang biasa stanbay di TPS Kelurahan Sukamenanti , Ujar Warga yang tak ingin disebutkan Namanya.
Dan karena sudah 4 (empat) hari ini Truk sampah tidak menaruh Bak Truk Sampah maka sampah yang menumpuk terpaksa dikelola dengan dibakar dan dijaga oleh kelompok pengelola sampah agar tidak terlalu banyak sudah berlangsung empat hari ini. Sungguh ironis karena TPS berada didekat perumahan dan juga pemakaman umum dan bila dibiarkan tentu akan menjadi masalah, ujar warga yang ditemui awak media didekat TPS.
Dan Warga Mengharapkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandar Lampung dapat segera Kembali memberikan Bak truk Sampah dan Kembali mengangkut sampah ke TPA , karena dikhawatirkan akan menjadi penumpukan sampah yang banyak dan beresiko membahayakan pemukiman warga disekitar TPS.(Tim)

















