Newsparameter.com | Bitung — Suasana penuh sukacita mewarnai pelaksanaan kegiatan Ibu-Ibu Katolik Kevikepan Tonsea yang digelar di Paroki Stella Maris Bitung dalam rangka memperingati Pesta Kristus Raja Semesta Alam sekaligus Tahun Yubileum Peziarahan Pengharapan tahun 2025. Sabtu, (08/11/2025).
Acara ini menjadi momentum istimewa bagi para ibu Katolik untuk memperdalam iman dan mempererat kebersamaan dalam pelayanan gereja.
Laporan kegiatan dibacakan langsung oleh Ketua TP PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, S.E., yang juga memberikan apresiasi atas semangat dan peran aktif ibu-ibu Katolik dalam mendukung kehidupan beriman di tengah keluarga dan masyarakat.
“Pentingnya peran kaum ibu sebagai pilar rohani dalam menumbuhkan kasih, iman, dan harapan di lingkungan masing-masing,” kata Ellen saat membaca laporan.
Dengan mengusung tema “Ibu-ibu Katolik, Kuat dalam Iman, Lembut dalam Kasih, Teguh dalam Harapan” serta subtema “Dengan Iman yang Teguh dan Kasih yang Setia, Ibu-ibu Katolik hadir sebagai Cahaya Harapan yang Tangguh dan Menginspirasi di setiap langkah kehidupan”,
“Kegiatan ini menggambarkan semangat ibu-ibu Katolik yang ingin menjadi teladan dalam penghayatan iman,” ujar Ellen menambahkan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., Vikaris Episkopalis Kevikepan Tonsea Pastor Johanis Pinontoan, Pr, Moderator Ibu-Ibu Katolik Kevikepan Tonsea Pastor Cherril Ferdy Angelo Tanod, Pr, serta Pastor Paroki Stella Maris Bitung Pastor Bonifasius Dianomo, Pr.
Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral dan spiritual bagi para ibu Katolik dalam menjalankan peran dan tanggung jawab pelayanan gerejawi.
Selain itu, turut hadir para pastor Kevikepan Tonsea, Dewan Pastoral Paroki se-Kevikepan Tonsea, Camat Madidir Bapak Hanry Benny Enoch, S.I.P., M.A., Lurah Kadoodan Ibu Vera Derek, S.E., serta seluruh perwakilan Ibu-Ibu Katolik dari berbagai paroki. Keterlibatan lintas unsur ini menambah semarak dan kekhidmatan perayaan iman tersebut.
Momentum Tahun Yubileum Peziarahan Pengharapan ini diharapkan dapat memperkuat spiritualitas umat menuju kehidupan yang lebih berakar pada iman.
Dengan semangat Kristus Raja Semesta Alam, seluruh peserta berkomitmen untuk terus meneladani Kristus dalam setiap aspek kehidupan, mempererat persaudaraan antarumat, dan menghadirkan cahaya harapan di tengah keluarga serta masyarakat
Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa ibu-ibu Katolik Kevikepan Tonsea siap menjadi pelayan yang tangguh, penuh kasih, dan beriman teguh demi kemuliaan Tuhan.(*)


















