Newsparameter.com|JAKARTA – Indonesia tengah bersiap menghadapi perubahan besar dalam peta jalan ekonomi dan keuangan nasional. Pada 4 Januari 2026, Tim Inti Golden Eagle UNDP mengungkapkan rencana implementasi Quantum Financial System (QFS), yang diperkirakan akan sepenuhnya diakses oleh masyarakat Indonesia pada 5 Januari 2026. Sistem revolusioner ini hadir sebagai pengganti sistem moneter fiat yang telah berlaku selama lebih dari 90 tahun sejak 1933.
Sistem Baru, Era BaruQuantum Financial System (QFS) bertujuan menggantikan sistem moneter yang selama ini memberlakukan utang-piutang antar lembaga perbankan dan masyarakat. Dalam presentasinya, tim menyatakan bahwa transisi menuju sistem baru ini akan membawa berbagai perubahan signifikan, salah satunya adalah penghapusan seluruh mekanisme utang-piutang yang selama ini membebani masyarakat.
Dampak Positif bagi MasyarakatMelalui sistem berbasis Core Banking System (CBS), QFS menawarkan solusi yang lebih sederhana dan lebih berfokus pada kesejahteraan rakyat. Berikut lima poin utama yang dijanjikan dapat membawa perubahan positif bagi kehidupan ekonomi masyarakat Indonesia:
Penghapusan UtangSistem QFS akan menghapus praktik utang-piutang yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem perbankan konvensional.
Pengembalian AsetSeluruh bentuk aset dan jaminan yang saat ini ditahan oleh bank akan dikembalikan kepada masyarakat.
Jaminan SosialMasyarakat akan mendapatkan jaminan hidup dan sosial langsung dari lembaga keuangan, tanpa ada mekanisme tambahan yang membebani.
Akses Modal Tanpa BebanDengan QFS, masyarakat akan mendapatkan akses permodalan tanpa harus memberikan jaminan atau membayar bunga.
Dukungan NasionalProgram ini didukung penuh oleh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dengan visi bersama untuk mencapai kesejahteraan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Mekanisme Bagi HasilDalam sesi penjelasan yang diadakan di sebuah Hotel fiducia pinang Ranti, Jakarta Timur, perwakilan tim Golden Eagle mengungkapkan bahwa mekanisme bagi hasil akan menggantikan sistem bunga dalam QFS. “Masyarakat tidak lagi dibebani dengan berbagai biaya tambahan, seperti bunga atau jaminan. Sebagai gantinya, mereka bisa menikmati hasil dalam bentuk bagi hasil yang lebih adil dan transparan,” ujar salah satu perwakilan tim.
Penutupan Sistem Fiat MonetaryDalam presentasinya, tim juga mengonfirmasi bahwa sistem moneter fiat yang berlaku sejak 1933 resmi ditutup dan digantikan oleh Quantum Financial System pada tanggal 18 Mei 2025. Secara teknis, sistem baru ini sudah mulai berfungsi, dan transisi penuh diharapkan berlangsung pada awal Januari 2026.
Dukungan Tokoh-Tokoh NasionalProgram ini mendapat dukungan dari tokoh-tokoh representatif di berbagai provinsi di Indonesia, yang menunjukkan skala nasional dari inisiatif ini. Beberapa tokoh yang turut mendukung di antaranya Joni Milai (NTT), Anggun Simen Balara Bunga (Jawa Timur), Bumri (Papua), Krisno (Jambi), Budedeh (NTB), dan Zainal (Aceh). Dengan dukungan luas ini, harapannya Indonesia akan memasuki era baru dalam dunia keuangan yang lebih adil dan transparan.
Masa Depan yang CerahDengan implementasi QFS, Indonesia berambisi untuk mewujudkan negara yang aman, sejahtera, dan bebas dari kejahatan finansial. Tim Inti Golden Eagle UNDP optimis bahwa sistem ini akan menjadi landasan bagi masa depan ekonomi Indonesia yang lebih stabil, efisien, dan inklusif.(*)NP.Hilman/red


















