Mewsparameter.com|OKU – Dunia pendidikan saat ini sangatlah memprihatinkan, Karena biarpun adanya anggaran dana bos sekolah bukan untuk kemajuan didalam sekolah tersebut melainkan digunakan oleh oknum kepala sekolah untuk mencari keuntungan pribadi, memperkaya diri sendiri.
SD N 26 oku menjadi salah satu contoh ketidaktransparannya dalam penggunaan anggaran dana bos sekolah.
Sebelumnya awak media sudah memberikan konfirmasi & klarifikasi kepada kepala sekolah SD N 26 Oku terkait adanya dugaan mark up/manipulasi data & anggaran serta dugaan fiktip di SD N 26 oku. Namun kepala sekolah hingga saat ini bungkam terkait hal tersebut
Dugaan mark up dan fiktip terlihat di dalam sekeliling sekolah tidak terdapat adanya pengecatan maupun pembangunan atau rehab di tahun 2025 lalu. Namun dalam laporan kepala sekolah membeli bahan bangunan dan pengecatan dinding sekolah. Realisasi ini diduga (fiktip)
Tak hanya itu. Dalam laporan (SPJ) kepala sekolah juga banyak mengadakan pesta makan-makan (nasi & snack kotak) juga pembelian air mineral gelas mencapai ratusan dus dalam 1 tahun.hal ini diduga kepala sekolah SD N 26 oku telah menyalahgunakan anggaran dana bos atau manipulasi data.
Dan masih banyak lagi dugaan item realisasi mark up yang dilaporkan oleh kepala sekolah SDN 26 oku.
Jika dalam penggunaan dana bos sekolah atau realisasi anggaran dana bos tidak menjadi perhatian bagi pihak – pihak terkait, insfektorat, kejaksaan, pengawas KKS, BPK,dan BPKB. Maka bisa dipastikan penggunaan dana bos sekolah menjadi ajang KKN untuk mencari keuntungan bagi kepala sekolah.
(Jimmy)


















