Newsparameter.com | Depok, 13 Agustus 2025 Dalam semangat mempererat tali silaturahmi, lebih dari 70 mantan karyawan Bank Tabungan Negara (BTN) yang pernah mengabdi di era tahun 1989 mengadakan sebuah reuni penuh kehangatan dan nostalgia. Bahkan ada yg langsung datang dari Jambi dan Bandung. Acara yang berlangsung di salah satu restoran ternama, Ayam Bebek Tulang Lepas (ABTL), Depok, ini membawa kembali kenangan indah masa kerja sekaligus mempertemukan kembali wajah-wajah lama dalam suasana penuh kekeluargaan.
Meski telah memasuki usia senja, antusiasme para peserta tak kalah dengan reuni pelajar SMA. Tawa, cerita, dan canda mewarnai setiap sudut ruangan, membuat waktu seolah kembali ke masa kejayaan mereka di BTN.
Iwan Diaswara, Ketua Panitia Reuni, mengungkapkan rasa harunya melihat antusiasme para sahabat lama yang hadir.
“Awalnya kami hanya menyebarkan undangan lewat grup WhatsApp, dan tidak menyangka jumlah yang hadir bisa melebihi 70 orang. Saya benar-benar terharu melihat semangat teman-teman, meski usia tidak muda lagi, tapi semangatnya luar biasa,” ujar Iwan.
Ia juga menambahkan bahwa banyak wajah yang sulit dikenali karena perubahan fisik, namun tetap terasa akrab karena ikatan batin yang kuat telah terjalin sejak lama.
Tidak hanya mantan staf biasa, reuni kali ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting BTN, termasuk mantan Kepala Cabang Harmoni dan eks Dirut Bank BTN, Tito Sutalaksana. Dalam wawancara singkat dengan media, Tito menyampaikan rasa terima kasih dan harapan atas keberlanjutan acara serupa.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari rekan-rekan, khususnya Pak Iwan Diaswara, yang telah memungkinkan pertemuan luar biasa ini. Melihat teman-teman yang kini sudah menjadi kakek dan nenek, membawa rasa syukur tersendiri. Semoga ini bukan reuni terakhir, dan dapat menjadi awal dari pertemuan-pertemuan berikutnya,” ujar Tito.
Hadir pula dalam acara tersebut Budi Hartono, Wakil Ketua Ikapurna Pusat (Ikatan Purna karyawan BTN), yang turut menyampaikan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi di usia senja.
“Silaturahmi adalah salah satu obat jiwa. Melalui reuni seperti ini, kita bisa tertawa bersama, berbagi cerita, menyanyi, bahkan menangis bersama. Ini adalah kekuatan yang memperpanjang usia dan menyehatkan hati,” kata Budi dalam sambutannya.
Reuni ini ditutup dengan sesi hiburan berupa musik, makan bersama, dan foto kenangan bersama seluruh peserta. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa meskipun waktu terus berjalan, semangat kebersamaan dan persaudaraan di antara para alumni BTN tetap abadi.(*)Np.Hilman/red
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Lapas Warungkiara Gelar Bakti Sosial dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat
Newsparameter.com|Jawa Barat - Warungkiara, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...
Read more


















