Newsparameter.com | BITUNG – Upaya Polres Bitung dalam memberantas peredaran minuman keras (miras) kembali membuahkan hasil. Tim Resmob Polsek Matuari berhasil menggagalkan penyelundupan ratusan liter miras tradisional jenis cap tikus yang hendak diedarkan di wilayah Kota Bitung, Rabu (16/4/2025) malam.
Keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Melalui pembentukan Tim Patroli dan Tim Opsnal, Polres Bitung gencar menindak peredaran miras yang kerap menjadi pemicu tindak kriminalitas, yang disebut sebagai “mother of criminal”.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, Tim Resmob Polsek Matuari melakukan patroli di Jalan Batas Kota, Kelurahan Sagerat, Kecamatan Matuari, sekitar pukul 21.00 WITA.
Petugas kemudian menghentikan sebuah mobil sedan yang mencurigakan dan melakukan pemeriksaan. Saat membuka bagasi belakang, ditemukan lima karung berisi total 125 liter cap tikus yang dikemas dalam plastik, serta satu galon berisi 25 liter.
Total miras yang diamankan mencapai 150 liter.
Pelaku penyelundupan berinisial HK (22 tahun), merupakan warga Kabupaten Minahasa Selatan. Berdasarkan keterangan awal, pelaku mengaku telah beberapa kali membawa miras untuk diedarkan ke sejumlah warung di Kota Bitung.
Kapolsek Matuari AKP Yusi Kristiani, S.E., mewakili Kapolres Bitung, membenarkan penangkapan tersebut.
“Saat ditanya, pemilik mengakui bahwa miras tersebut akan diedarkan di warung-warung di Kota Bitung dan ini bukan yang pertama kalinya dilakukan,” ungkap Kapolsek.
Usai diamankan, pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Matuari untuk diproses lebih lanjut oleh penyidik.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Bitung IPTU Abdul Natip Anggai menegaskan bahwa kegiatan patroli dan razia miras akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah pencegahan tindak kriminal di wilayah hukum Polres Bitung.
“Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini, potensi terjadinya kriminalitas dapat dicegah sehingga tercipta situasi Kota Bitung yang aman dan kondusif. Masyarakat pun bisa merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ucap IPTU Abdul Natip.(*)


















