Newsparameter.com | Bitung — Acara pisah sambut Ketua Pengadilan Negeri/Perikanan Bitung dari Bapak Johanis Dairo Malo, S.MH., M.H. kepada Ibu Cita Savitri, S.H., M.H. digelar di Ruang S.H. Sarundajang, Kantor Wali Kota Bitung, berlangsung Khidmat. Kamis (14/11/2025).
Kegiatan berlangsung hangat dengan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga besar PN/Perikanan Bitung.
Johanis Dairo Malo menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah mendukung tugasnya selama memimpin.
Ia menegaskan bahwa seluruh langkah yang ditempuh selama masa jabatannya bertujuan memperkuat pembangunan daerah serta penegakan hukum di Kota Bitung.
“Saya berharap program-program yang belum selesai dapat dilanjutkan dengan baik. Semua harus berjalan sesuai aturan agar memberi manfaat bagi daerah maupun kita semua,” ujarnya.
Ia juga memohon maaf atas segala kekhilafan selama bertugas dan menyampaikan bahwa dirinya segera pindah ke tempat tugas yang baru.
“Terima kasih kepada rekan-rekan dan semua pihak yang selalu membantu kegiatan pengadilan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Johanis turut mendoakan seluruh jajaran PN Bitung agar tetap diberi kekuatan dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.
Ditempat yang sama Ketua PN Bitung yang baru Cita Savitri, S.H., M.H. menyampaikan rasa terima kasih atas penyambutan yang hangat.
Ia memperkenalkan diri serta keluarganya, dan menjelaskan bahwa Bitung merupakan lokasi penugasan yang baru dan sebelumnya bertugas di Papua.
“Saya sangat bersyukur karena setiap penugasan memberi kesempatan baru bagi kami untuk memperluas keluarga dan persaudaraan. Kiranya kehadiran saya di Kota Bitung dapat diterima dan membawa kebaikan,” ucapnya.
Cita menegaskan pentingnya sinergi dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Kita sama-sama melayani masyarakat. Karena itu, kita harus bekerja sama, saling mengisi, dan saling memberi masukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Pengadilan Negeri Bitung terbuka bagi semua pihak yang membutuhkan pelayanan hukum, mulai dari tingkat RT/RW hingga lembaga pemerintahan.
“Komitmen ini bukan hanya dari saya pribadi, tetapi juga komitmen Mahkamah Agung. Pengadilan harus menjadi tempat yang nyaman dan terbuka bagi masyarakat.”
Di akhir sambutannya, Cita meminta dukungan seluruh pihak untuk melanjutkan berbagai inovasi yang telah dirintis pendahulunya.
“Mohon dukungan dari semua pihak. Bila ada kata yang kurang berkenan, saya mohon maaf. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tutupnya. (*)


















