Newsparameter.com | Depok, 6 September 2025 — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Salawlohualaihi wasalam, Masjid Al-Muttaqin, yang terletak di wilayah RW 14 Mekarsari, Depok, menggelar acara penuh makna dengan tema: “Memaknai Maulid Nabi sebagai Sarana Memantik Semangat Beribadah serta Refleksi Perbaikan Diri.” Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat.
Masjid Al-Muttaqin sendiri merupakan salah satu masjid bersejarah yang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada masa pemerintahannya Tahun 1987,Meskipun telah puluhan tahun berdiri, struktur atap masjid ini masih terjaga dalam bentuk aslinya, menjadi simbol keteguhan nilai-nilai spiritual yang terus diwariskan lintas generasi. Hanya beberapa bagian area sekitar masjid yang mengalami penambahan dan Renovasi untuk menunjang aktivitas keagamaan yang semakin berkembang.
Rangkaian Acara yang Sarat Spiritualitas
Acara Maulid dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh hafiz muda yang merupakan juara tahfidz ,Ananda Wanda Fauziah dan Sari tilawah ananda Clarisa.Suara merdu sang hafiz membawa suasana sejuk dan khusyuk menyelimuti jamaah yang hadir.
Ketua panitia acara, Bapak Muktar, bersama pengurus DKM Masjid Al-Muttaqin lainnya Bapak Agus, Bapak Joko, Bapak Yanuardi dan pengurus lainnya telah mempersiapkan acara dengan penuh dedikasi. Sementara itu, acara dipandu langsung oleh Ketua DKM H.Muttamin bersama Bendahara Umum DKM H. Banar, yang turut memberikan sambutan dan motivasi kepada jamaah.
Dalam sambutannya, H.Mutamin menekankan pentingnya menjadikan peringatan Maulid bukan sekadar seremonial, tetapi juga sebagai momen untuk memperkuat keimanan dan memperbaiki kualitas diri dalam kehidupan sehari-hari.
Ceramah Inspiratif dari Ustad Nasional
Hadir sebagai penceramah utama, Ustadz Dr. Hasani Ahmad Said, S.Th.I., M.A., C.DAI, yang dikenal luas melalui program-program keislaman di TVRI, ANTV, dan berbagai media televisi lainnya. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pentingnya meneladani akhlak mulia Rasulullah Salawlohualaihi wassalam dalam kehidupan sehari-hari.
“Baginda Nabi Muhammad SAW membiasakan puasa sunnah pada hari Senin dan Kamis. Salah satu alasannya karena hari Senin merupakan hari kelahiran beliau. Maka, berpuasa di hari Senin menjadi bentuk cinta kita kepada Rasulullah,” tutur Ustadz Hasani.
Dihadiri Tokoh Masyarakat dan Jamaah yang Antusias mengikuti
Peringatan Maulid ini juga dihadiri oleh Lurah Mekarsari, Bapak Bahrudin, S.E., Ketua MUI Cimanggis KH. Ahmad Ismail, S.Pd.,Ketua DMI Cimanggis Bapak Dokter handes Ahmad,serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat seperti Ustadz Karim Fadlan, KH. Marzuki Arba, Ketua DKM Masjid Al Ittihad serta para Pengurus RW setempat antara lain Bapak sugeng bagiono,Kehadiran para tokoh ini menunjukkan sinergi yang kuat antara masjid dan masyarakat dalam menjaga semangat ukhuwah Islamiyah.
Grup Hadroh remaja Masjid Al-Muttaqin yang dipimpin oleh Saudara O’ok dan rekan-rekan tampil memukau, mengiringi pembacaan sholawat yang menggugah hati para hadirin. Antusiasme juga tampak dari kalangan ibu-ibu Majelis Taklim Rhaudatul Ummahat yang turut serta memeriahkan suasana dengan semangat kebersamaan dan cinta kepada Rasulullah Salawlohualaihi wasalam.
Penutup
Melalui peringatan Maulid ini, Masjid Al-Muttaqin kembali menegaskan komitmennya sebagai pusat pembinaan umat yang tidak hanya aktif dalam kegiatan ibadah, tetapi juga dalam membangun karakter umat yang berakhlak mulia, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Acara berlangsung dengan tertib, penuh kekhidmatan, dan diakhiri dengan doa bersama serta santapan sederhana yang disediakan oleh Panitia sebagai bentuk syukur dan kebersamaan.
(*)NP, Hilman/red
PKL Bawah Flyover Pasar Kiaracondong Dikeluhkan Warga, Kemacetan Makin Parah di Jam Sibuk
NewsParameter -Bandung --Aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Pasar Kiaracondong kembali menjadi perhatian publik. Pada jam-jam ramai seperti pagi...
Read more


















