Newsparameter.com | Bitung, Sulawesi Utara — Pemerintah Kota Bitung mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan arahan Menteri Keuangan terkait percepatan realisasi belanja daerah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi.
Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Pengendalian Harga Beras yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting di ruangan kerja Kantor Walikota Bitung. Senin, (20/10/2025).
Menurut Walikota Bitung, Hengky Honandar SE bahwa dalam kegiatan tersebut, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan menjadi pemateri utama yang membahas langkah-langkah strategis dalam menekan laju inflasi di seluruh daerah.
“Kedua menteri menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok serta memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.
Usai sesi tersebut, rapat dilanjutkan dengan pembahasan mengenai cadangan beras pemerintah.
Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, serta Kapolri menjadi pembicara utama yang menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor untuk menjamin pasokan beras nasional dan mencegah gejolak harga di pasaran.
Sementara itu, Pemerintah Kota Bitung melaporkan hasil nyata dalam menjaga stabilitas harga pangan melalui Gerakan Pangan Murah yang telah dilaksanakan sejak 15 Juli 2025 di 63 titik se-Kota Bitung.
Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kepala Dinas Pertanian Kota Bitung Steven Prok dalam laporannya menyampaikan bahwa hingga Jumat, 17 Oktober 2025, program tersebut berhasil menyalurkan berbagai kebutuhan pokok kepada masyarakat.
“Tercatat penjualan beras SPHP sebanyak 105.925 kilogram, minyak goreng 6.687 liter, dan gula pasir 779 kilogram,” kata Steven.
Capaian tersebut menunjukkan komitmen serius Pemerintah Kota Bitung dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung kebijakan nasional pengendalian inflasi.
Langkah kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan terus berlanjut untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui upaya ini, Bitung menjadi salah satu daerah di Sulawesi Utara yang aktif merespons arahan pemerintah pusat dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)


















