Newsparameter.com | Bitung, — Pasar Girian terus berbenah menuju tata kelola yang lebih baik. Pemerintah Kota Bitung melalui Perumda Pasar mulai melakukan penataan menyeluruh terhadap area parkir kendaraan, lapak pedagang, serta kebersihan lingkungan pasar.
Menurut pengawas pasar Girian, Rahmat Alo Pulukadang bahwa kegiatan tersebut sudah sering dilakukan dengan cara mensosialisasikan kepada pedagang dan juga tukang ojek.
“Langkah ini dilakukan untuk menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung yang setiap harinya memadati pasar Girian,” katanya ketika dikonfirmasi oleh media ini. Selasa, (21/10/2025).
Ia juga menyampaikan penataan dimulai dari area masuk pasar hingga zona penjualan bahan pokok dan sayur-mayur.
Penataan ini merupakan bagian dari program peningkatan pelayanan publik di sektor pasar tradisional.
“Kami ingin Pasar Girian menjadi pasar yang tertib, nyaman, dan bersih, tanpa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. Para tukang ojek kami beri himbauan agar tidak mangkal di dalam area pasar, harus kembali ke pangkalan yang tersedia di pintu masuk pasar dan pintu keluar,” ujarnya.
Salah satu fokus utama adalah pengaturan ulang lokasi parkir kendaraan roda dua yang selama ini sering menimbulkan kemacetan di pintu masuk pasar.
Petugas kini mulai menertibkan parkir sembarangan dan mengatur jalur keluar-masuk kendaraan agar lebih lancar.
Selain itu, kata dia lapak pedagang yang sebelumnya tidak beraturan kini ditata kembali sesuai jenis dagangan.
“Pedagang diminta menempati posisi sesuai zona, dan terpal tidak sampai melawati area pejalan kaki bagi pengunjung pasar sehingga pembeli lebih mudah mencari kebutuhan dan arus pengunjung di dalam pasar menjadi tertib,” jelasnya.
Sejumlah pedagang menyambut positif langkah tersebut. Mereka menilai penataan ini membawa dampak baik terhadap kenyamanan berjualan dan interaksi dengan pembeli.
“Kalau tertib begini, pembeli juga senang datang lagi,” ujar salah satu pedagang sayur di Pasar Girian.
Pemerintah berharap, dengan penataan ini, Pasar Girian dapat menjadi contoh bagi pasar tradisional lainnya di Kota Bitung.
Upaya berkelanjutan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pasar tradisional di tengah persaingan dengan pusat perbelanjaan modern. (*)


















