Newsparameter | Mekarsari, 6 Februari 2025 – Dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) yang diadakan pada hari Rabu, 6 Februari 2025, sejumlah ketegangan terjadi terkait kepemimpinan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Mekarsari. Salah satu anggota DPRD, Ir. Edy Sitorus, dalam pidatonya menyoroti kepemimpinan Ketua LPM yang dinilai tidak netral dan mengundang reaksi keras dari berbagai pihak.
Edy Sitorus dengan tegas menyatakan bahwa LPM harus bersikap netral dan tidak memihak, baik dalam urusan pemerintahan maupun kepentingan pribadi. Pernyataan ini mendapat tepukan tangan meriah dari para tamu undangan yang hadir dalam Musrembang tersebut, yang secara serentak menyatakan persetujuan atas pernyataan Edy Sitorus.
Tidak hanya itu, Sekretaris LPM Mekarsari, Cheppy Supriatna SE, juga menyampaikan keluhannya terkait ketidaktransparanan yang terjadi di kepemimpinan Ketua LPM. “Saya merasa tidak dihargai, karena saya tidak diundang untuk hadir dalam Musrembang ini, bahkan sampai acara berlangsung, saya tidak diberi informasi terkait acara ini,” ujar Cheppy dengan nada kesal.
Ketua LSM MPL, Iwan Diaswara yang turut hadir dalam acara tersebut, juga menanggapi pernyataan Edy Sitorus dengan menyebut bahwa kepemimpinan LPM Mekarsari perlu diperbaiki. Menurutnya, pernyataan yang dilontarkan Edy Sitorus adalah bukti bahwa terdapat ketidakpuasan di kalangan masyarakat terhadap kinerja LPM yang tidak transparan.
Tidak hanya LSM, anggota LPM Mekarsari lainnya, Drs. Eddy Yahya.MM, juga ikut mendukung pernyataan tersebut. “Saya setuju jika Ketua LPM Mekarsari mundur dari jabatannya. Kepemimpinannya sudah tidak lagi memenuhi syarat dan hanya mengutamakan kepentingan pribadi,” kata Eddy Yahya, menegaskan bahwa Ketua LPM seharusnya mengutamakan kepentingan masyarakat dan bukan untuk keuntungan pribadi.
Situasi ini menggambarkan ketegangan yang terjadi di dalam LPM Mekarsari, yang berpotensi mengarah pada perubahan struktural di lembaga tersebut jika tidak ada langkah perbaikan yang segera dilakukan dari berbagai pihak berharap kepempinan ketua LPM ini dapat di terima dengan rendah hati tanpa ada paksaan dan tanpa intervensi kepentingan pribadi.
(*)NP.Hilman/red


















