NewsPatameter.Com | Yapen – Dalam rangka melestarikan budaya kesenian wayang orang sebagai Kesenian Tradisional Indonesia sekaligus memperingati Hari Dharma Samudera TNI Angkatan Laut ke 61 Tahun 2023, Polres Kepulauan Yapen menggelar nonton bareng pagelaran wayang orang dengan lakon pandawa boyong, bertempat di halaman makoPolres Yapen.Minggu (15/1/2022).
Dalam nonton bareng ( nobar ), di hadiri langsung oleh Assisten III Setda Pemda Yapen, para PJU dan anggota Polres Kepulauan Yapen, Ketua paguyuban panjawi dan masyarakat sekitar kota serui.
Pagelaran wayang orang ini melibatkan sejumlah Pejabat Utama TNI AL, AD, dan AU, serta Polri, Termasuk 450 prajurit TNI AL, Laskar Indonesia Pusaka (LIP) serta grup wayang orang Bharata dengan menceritakan tentang Lakon Pandawa Boyong yang mana ketika lima orang ksatria bersaudara boyongan (pindah) dari Alengka yang dikuasai Kurawa ke Astinapura, Kepindahan itu untuk memerdekakan diri dari kekuasaan Kurawa.

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih kepada media Humas Polres Yapen mengemukakan, pelaksanaan nonton bareng ini sangat positif yang mana tidak lupa akan namanya budaya kesenian bangsa sebagai warga Negara Indonesia.
“sangat positif, ini merupakan suatu budaya seni bangsa indonesia yaitu wayang orang, asli seni dari indonesia dan harus di lestarian terlebih khusus para penerus bangsa”.jelasnya.
AKBP Herzoni Saragih menambahkan, cerita wayang orang ini banyak menyampaikan pesan moral untuk masyarakat agar lebih memahami, menghayati, mengamalkan Pancasila dan tetap mencintai NKRI
Pagelaran wayang orang sebagian diperankan oleh para pejabat Mabes TNI dan Polri bukan hanya hiburan namun terdapat juga pesan moral untuk kebaikan dalam hidup bernegara dan bermasyarakat.
“kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tidak melupakan suatu seni budaya dan terpenting terus menanamkan rasa nasionalisme sebagai warga negara kesatuan republik indonesia”.harap Kapolres Kepulauan Yapen.

















