Konferensi si pers yang diadakan oleh Kampus II IAKN Tarutung Sipoholon,Tapanuli Utara. Kegiatan ini dilakukan pada Kamis, 11 Mei 2023 di ruang rapat pertemuan rektorat dimulai pada 09.00 sd dengan selesai.
Kegiatan ini dilakukan untuk menanggapi usulan Bupati Tapanuli Utara tentang perubahan universitas Tapanuli Raya dan surat dukungan sekretariat UNITED EVNGELICAL MISSION (UEM), dan pencatutan nama tidak ada komunikasi.
Sebelum melaksanakan konferensi pers ini, di awali dengan doa pembuka (bapak DR. Iwan Tarigan,M.Th). Konferensi pers ini dipimpin langsung oleh Rektor IAKN Tarutung (Prof. Dr Albiner Siagian,M.Si. Media yang diundang adalah Kompas.com, analisis harian, Jakarta obser.com, detik.com, media Indonesia, harian waspada dan lain sebagainya.
Yang datang pada acara konferensi pers yaitu rektor, wakil rektor I,II, Dan III, Ketua senat, ketua lembaga, dekan, Direktur Pasca Sarjana, para wakil dekan, kepala prodi dan sekrearis prodi, dosen, pegawai, dan mahasiswa.
Acara dimulai dengan pertama-tama mengucapkan shalom sebagai ciri kampus IAKN kata sambutan dari rektor dan dilanjut membaca Pernyataan sikap IAKN Tarutung tentang transformasi menjadi Universitas Kristen Negeri Tarutung yang sudah saya lampirkan di bawah ini.
Setelah dibaca dan dijelaskan oleh bapak rektor IAKN Tarutung Pembawa acara (Dian Purba,M.A) memberikan kesempatan kepada seluruh pers menaggapi apa yang telah dijelaskan oleh bapak rektor.
Ada beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh pers diantaranya
Perbedaan UKN dengan UNTARA (terletak pada rumahnya yaitu dibawah kemenag jika UKN dan jika untara akan berada di bawah naungan Kemendikbud ristek dikti).
Langkah awal untuk menyanggah persyaratan Untara (begitu surat beredar, langsung menyurati menolak tegas, menyuruh PGI Sekber untuk mencabut pernyataan kalau bisa mempertemukan dengan sekber UEM, menyurati Bupati menolak dan meminta maksud diurungkan, dirjen Bimas menyatakan kondisi menolak upaya-upaya IAKN menjaidi Untara, konsolidasi mengenai draf menjaga amanah Kemenag DBK Kemenag IAKN menjadi UKM).
Apa yang di khawatirkan kenapa haruus IAKN vs UNTARA (tidaka ada khawatir siapa pun boleh menjadi universitas sesuai dengan tupoksi yang mengatur
Apakah ada hubungan Seber UEM dengan Kampus IAKN(perkumpulan greja-greja Evanggelish MOU (pengguna lulusan) Apa yang perlu dibantu media mendukung UKN ( ada dukungan berbagai pihak karena akan mempermudah transformasinya, membentuk TIM mempersiapkan untuk mentransformasi IAKN dengan UKN)
Demikian pernyataan sikap terkait isu yang berkembang saat ini mohon doa agar impian masyarakat, alumni, mahasiswa tercapai)


















