Newsparameter.com | BITUNG – Pemkot Bitung kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Kota Bitung. Langkah konkret itu ditunjukkan melalui kunjungan lapangan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Ridwan Mulyana, di Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, pada Selasa (28/10/2025).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut usulan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk membangun Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayah pesisir Kota Bitung. Program ini menjadi salah satu strategi nasional dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan hidup pada sektor perikanan tangkap.
Dalam kesempatan itu, Ridwan Mulyana menyampaikan bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih sangat relevan dengan karakteristik wilayah Bitung.
Menurutnya, sebagian besar penduduk kota ini menggantungkan hidup dari laut, sehingga perlu adanya intervensi nyata dari pemerintah pusat untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan.
“Kota Bitung adalah daerah maritim dengan potensi laut yang sangat besar. Namun, potensi ini perlu didukung infrastruktur dan program nyata dari pemerintah pusat agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan nelayan,” ujar Ridwan singkat.
Program Kampung Nelayan Merah Putih digagas KKP sebagai upaya mendorong kemandirian dan modernisasi kampung nelayan di seluruh Indonesia.
Implementasinya melibatkan pemerintah daerah untuk menjaring lokasi potensial yang memenuhi kriteria sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan.
Dalam tahap awal, KKP menargetkan pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai daerah. Salah satu syarat utama adalah wilayah dengan mayoritas penduduk (lebih dari 80%) berprofesi sebagai nelayan atau pembudidaya ikan, serta ketersediaan lahan clear and clean minimal satu hektare untuk pembangunan fasilitas produksi dan infrastruktur pendukung.
Di Kota Bitung, usulan pembangunan KNMP mendapat dukungan penuh dari pemerintah Kota Bitung.
Wakil Walikota Randito Maringka saat mendampingi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Ridwan Mulyana menilai, program ini akan menjadi penggerak ekonomi baru di sektor kelautan sekaligus memperkuat visi Kota Bitung sebagai kota industri berbasis perikanan dan pelabuhan internasional.
“Kami siap berkolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mewujudkan Kampung Nelayan Merah Putih di Bitung. Program ini akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat pesisir, terutama dalam peningkatan pendapatan nelayan,” ungkap Wakil Walikota Randito Maringka
Melalui program ini, masyarakat nelayan tidak hanya akan mendapatkan fasilitas fisik, tetapi juga pembinaan usaha, pelatihan teknis, dan akses pasar. Dengan demikian, kegiatan ekonomi di kawasan pesisir dapat tumbuh secara berkelanjutan dan tidak bergantung pada sektor tangkap semata.
Selain itu, di lokasi terpilih, KKP akan membangun sejumlah fasilitas strategis seperti dermaga, gudang beku, pabrik es, balai pelatihan, sentra kuliner, menara pandang, tempat pelelangan ikan (TPI), hingga sistem drainase dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Fasilitas-fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kegiatan nelayan dan memperkuat rantai pasok hasil perikanan di Bitung.
Pembangunan KNMP juga akan mempercantik wajah kampung nelayan tradisional menjadi lebih tertata, modern, dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan semangat merah putih sebagai simbol nasionalisme dan kemandirian bangsa.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, masyarakat pesisir, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kota Bitung berpeluang menjadi role model dalam pengembangan kampung nelayan modern di kawasan Indonesia Timur.(*)


















