Newsparameter.com | Nabire – Upacara Dirgahayu HBA ini diikuti oleh para Kepala Seksi, Jaksa dan Pegawai Kejaksaan Negeri Nabire di halaman depan Kantor Kajari Nabire, Sabtu (22/07/2023).
Pada kesempatan itu Kajari Nabire, Yedevia Rum S.H,.M.H membacakan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia.
Pihaknya menegaskan di Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) yang diperingati tahun ini, jangan hanya dijadikan sekedar acara seremonial belaka.
“Selayaknya kita hayati sebagai momentum untuk melakukan evaluasi dan introspeksi atas semua pelaksanaan tugas dan fungsi dalam kurun waktu satu tahun terakhir serta merumuskan strategi untuk kita laksanakan ke depan demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Untuk itu mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat untuk terus berbenah diri, merapatkan barisan, memperkuat jiwa korsa, dan terus memupuk semangat dalam bekerja dan berkarya dalam mempersiapkan diri menyongsong tantangan dan hambatan yang akan menghadang di hari esok,” jelasnya.
“Penegakan Hukum yang Tegas dan Humanis Mengawal Pembangunan Nasional”. Tema besar tersebut sejalan dan berkesinambungan dengan tema HBA tahun sebelumnya, sehingga kita perlu melanjutkan hal baik yang telah kita lakukan dan perbaikan atas kekurangan demi Kejaksaan yang lebih baik.
Pada kesempatan itu pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras jajaran Insan Adhyaksa di seluruh nusantara atas pengabdian, pengorbanan, dan kerja keras dalam menorehkan prestasi dan memberikan citra positif bagi institusi, sehingga masyarakat dapat merasakan hadirnya institusi Kejaksaan RI dalam melaksanakan penegakan hukum dan pemberantasan terhadap tindak pidana korupsi.
dalam pernyataan singkatnya kepada media kembali Kepala kejaksaan Negeri Nabire menyampaikan ” Seorang jaksa harus terus mengedepankan hati nurani agar mampu menyeimbangkan neraca hukum baik dalam hukum yang tersurat dalam hukum positif , maupun yang tersirat dalam hukum yang hidup dalam masyarakat sebagai alas berpijak dalam setiap pelaksanaan tugasnya. Jika dalam penegakan hukum menghadapi keraguan, gunakan hati nurani sebagai kompas moral dalam menggali dan mencari makna keadilan yang sesungguhnya “..ucapnya.
( Hasim’S )


















