Newsparameter.com | Bitung – Sebanyak 1582 kasus sepanjang 2023 di Kota Bitung mengalami penurunan semenjak tahun sebelumnya, hal ini dikatakan Kapolres Bitung Akbp Tommy Bambang Sousissa Sik saat melaksanakan Press release Akhir Tahun 2023.
Menurut Tommy, 1582 kasus yang terjadi di Kota Bitung, untuk tahap penyelesaian perkara sekitar 901 atau 70 %, dan rata – rata didominasi kasus penganiayaan.
“Kasus penganiayaan 237 kasus dan penyelesaian nya 208 kasus dan diiringi dengan kasus pencurian biasa sebanyak 224 kasus dan penyelesaian 135 kasus, ” kata Tommy.
Lanjutnya mengatakan, untuk penggelapan sebanyak 89 kasus untuk penyelesaian nya sebanyak 41 kasus.
“Selain kasus penganiayaan yang teebilang tinggi masih ada juga kasus yang lain seperti, pengeroyokan, penipuan, cabul, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), curanmor, Narkotika, pemerasan dan pengancaman, pembunuhan, perzinahan, ” pungkasnya.
Saat di tanya oleh awak media terkait kasus Tipikor yang terjadi di lingkup Kantor Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kelurahan Aertembaga Satu Kecamatan Aertembaga, Kapolres Bitung Akbp Tommy Bambang Sousissa, melalui Kasat Reskrim Iptu Gede Indra Asti Angga Pratama menyampaikan, kasus tersebut memasuki tahap dua.
“Terkait kasus korupsi bahwa Awal bulan Januari pihak Tipikor akan berangkat ke Jakarta, dan menurut Kasi Pidsus sudah akan memasuki tahap kedua, ” Kata Kasat Reskrim, Gede Indra Asti Angga Pratama.


















