Newsparameter.com | Kalisari, Jakarta Timur – Selasa, 12 Agustus 2025 – Kelurahan Kalisari terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pertanian perkotaan (Urban Farming) sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memberdayakan ekonomi warga. Gerakan ini dipimpin oleh Lurah Kalisari, Siti Nurhasanah, S.E., yang kedepannya juga akan berkoloborasi bersama Ketua RT 09 RW 010, Octavin Teddy P., S.S. Kegiatan juga didukung oleh Carlos Damanik, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Walikota Jakarta Timur.
Saat kunjungan langsung pada hari Selasa, 12 Agustus 2025 di salah satu lokasi pertanian kota yakni di RT 011 RW 010 Kelurahan Kalisari, terlihat sekali pertanian kota menjadi bukti nyata pemanfaatan ruang terbatas untuk budidaya tanaman holtikultura. Warga setempat membeli berbagai jenis sayuran seperti Kangkung, Sawi, Pokcay, dan Timun. Selain itu ada juga tanaman buah-buahan seperti Melon dan Pepaya. Hasil panen saat ini masih terbatas untuk kosumsi warga lingkungan sekitar.
Selain tanaman holtikultura, ke depannya Kelurahan Kalisari juga akan meluncurkan Gerakan PEKA (Pedaskan Kalisari). Gerakan PEKA merupakan sebuah inisiatif Lurah Siti Nurhasanah, S.E., bersama Ketua RT 09 RW, 010 Octavin Teddy P., S.S., untuk mengembangkan budidaya cabai dengan metode yang lebih efektif. Gerakan PEKA fokus pada pengembangan tanaman cabai dengan metode budidaya yang tepat. Diharapkan, program ini dapat meningkatkan produktivitas cabai sehingga memberikan nilai ekonomi lebih tinggi bagi warga.
“Kami ingin membuktikan bahwa dengan tekad dan teknik yang tepat, bertani di perkotaan bisa menghasilkan komoditas bernilai tinggi. Cabai dipilih karena permintaannya selalu stabil,” jelas Siti Nurhasanah.
Octavin Teddy P., S.S., menambahkan, “Semangat gotong royong warga sangat tinggi. Gerakan PEKA bisa menjadi langkah nyata kemandirian dan kedaulatan pangan yang dimulai dari lingkungan terkecil. Kami yakin apabila mengalir dukungan dari berbagai pihak, gerakan ini akan berhasil.”
Carlos Damanik, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Walikota Jakarta Timur yang hadir di lokasi, mengapresiasi inisiatif warga Kalisari. “Program seperti ini sejalan dengan visi Pemprov DKI dalam mendorong kemandirian pangan dan ekonomi kreatif berbasis lingkungan. Kami siap memberikan pendampingan lebih lanjut,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi, Kelurahan Kalisari membuktikan bahwa urban farming tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih hijau, tetapi tetapi juga solusi cerdas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)Np.tim/red

















