Newsparameter.com | Bitung – Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung, dr. Pieter Lumingkewas, secara resmi membuka kegiatan Reuni Akbar Ex Gunung Wenang Manado yang mempertemukan para dokter, perawat, bidan, dan pegawai administrasi yang pernah bertugas di institusi kesehatan legendaris tersebut.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung Bahari Kota Bitung. Acara penuh kehangatan ini berlangsung dalam suasana haru dan nostalgia. Rabu, (16/06/2025).
Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota Bitung, Hengky Honandar SE dan Wakil Wali Kota Randito Maringka tidak bisa hadir karena ada agenda penting yang tidak bisa di tinggalkan.
Mengusung tema “Kenang Masa Lalu, Tetap Dikenang Selalu”, reuni ini menjadi ajang temu kangen setelah sekian lama tidak berjumpa.
Sub tema “Melalui Temu Kangen Kita Tingkatkan Rasa Persaudaraan di Antara Kita” terasa sangat menyentuh hati para peserta. Slogan “Torang Samua So Rindu Baku Dapa” menggambarkan rasa kangen mendalam di antara rekan-rekan sejawat.
Dalam sambutannya, dr. Pieter Lumingkewas menyampaikan apresiasi atas inisiatif kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan pentingnya menjaga tali silaturahmi antar sesama tenaga kesehatan, sekaligus mengenang masa-masa perjuangan bersama dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat Manado.
“Pertemuan seperti ini bukan hanya nostalgia, tetapi juga penguatan kembali nilai-nilai kebersamaan dan dedikasi yang pernah kita bangun bersama di Gunung Wenang,” ujar dr. Piter dengan penuh semangat.
Suasana penuh keakraban tampak sepanjang acara. Canda tawa, cerita lama, dan foto-foto kenangan menjadi bagian tak terpisahkan dari reuni yang diselenggarakan dengan sederhana namun sarat makna.
Para peserta datang dari berbagai daerah, bahkan ada yang menempuh perjalanan jauh demi bisa hadir.
Panitia pelaksana menyatakan bahwa reuni ini akan menjadi agenda rutin dua tahunan, mengingat antusiasme dan semangat persaudaraan yang begitu besar dari seluruh peserta.
Mereka berharap generasi muda tenaga kesehatan bisa terinspirasi dari semangat kebersamaan para senior.
“Kegiatan ini bukan sekadar temu kangen, melainkan juga ajang memperkuat semangat melayani dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan dalam dunia kesehatan,” pungkas Piter.(*)


















