Newsparameter | Bogor – Proyek pemagaran di SDN Jonggol 06, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, diduga memiliki kualitas pondasi yang kurang baik.
Temuan ini terungkap melalui investigasi jurnalis Tim BOKTIM yang mendapati sejumlah kejanggalan pada pelaksanaan proyek di lokasi. Proyek dengan anggaran sebesar Rp170.100.000 (seratus tujuh puluh juta seratus ribu rupiah) ini dikelola oleh CV. Tegal Sumur Mandiri sebagai penyedia jasa dan diawasi oleh CV. Dua Putra Consultant.
Namun, berdasarkan pantauan di lokasi, ditemukan adanya dugaan pelanggaran prosedur.
Salah satu pelanggaran tersebut adalah praktik pekerja proyek yang secara terang-terangan memasukkan air ke dalam coran pondasi cakar ayam tanpa memastikan pengeringan yang memadai atau menimpa ulang dengan lapisan coran baru.
Hal ini dinilai dapat berdampak pada kualitas dan kekuatan pondasi tiang balok pemagaran.
Jurnalis yang juga mewakili masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor segera turun tangan untuk menindaklanjuti dugaan penyimpangan ini.
Pengawasan yang lebih ketat diperlukan untuk memastikan bahwa pembangunan proyek pemagaran di SDN Jonggol 06 dilakukan sesuai dengan prosedur dan standar konstruksi yang berlaku demi menjamin keamanan dan mutu proyek.
P. Marbun

















