Newsparameter.com | Bitung – Pemerintah Kota Bitung menggelar kegiatan Verifikasi Lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Nasional pada Senin (11/08/2025) di lantai empat Kantor Wali Kota Bitung.
Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, Verifikator Pusat, Admin Verifikator Pusat, Tim Pembina KKS Provinsi Sulawesi Utara, Ketua TP PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, SE, Sekretaris TP PKK Kota Bitung, Ny. Jacinta Marrybel Maringka Gumolung, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bitung, Ny. Nurjaya Theno Munarwin, SE, Kepala Dinas Kesehatan,
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Serta seluruh jajaran Forum Kota Sehat dan juga para peserta verifikasi.
Randito Maringka menyampaikan bahwa verifikasi lanjutan ini bukan sekadar proses penilaian formal, melainkan juga menjadi ajang evaluasi dan refleksi bersama.
“Ini adalah momentum penting untuk menilai sejauh mana perjalanan kita dalam mewujudkan kota yang sehat, nyaman, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Menurut Randito, program KKS merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk mengutamakan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Kota sehat bukan hanya predikat atau penghargaan, tapi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, swasta, masyarakat, dan dunia usaha untuk membangun lingkungan yang mendukung perilaku hidup bersih dan sehat,” tambahnya.
Ia menjelaskan, implementasi KKS di Bitung terintegrasi dengan visi pembangunan daerah “Harmonisasi Menuju Bitung Maju”. Visi ini dijabarkan melalui sejumlah misi strategis, seperti memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang sehat jasmani dan rohani sebagai modal utama membangun SDM unggul.
Selain itu, misi lainnya adalah membangun dari kelurahan untuk pemerataan ekonomi yang berkeadilan, sebab lingkungan yang sehat mendorong produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah juga berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan kesehatan dan kebersihan lingkungan.
Randito menegaskan, pembangunan kota sehat juga harus memperkuat penyelarasan kehidupan harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta meningkatkan toleransi antarumat beragama.
“Kesehatan bukan hanya fisik, tetapi juga keseimbangan sosial dan lingkungan,” tuturnya.
Wakil wali kota menekankan bahwa semua capaian ini tidak lepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan dan partisipasi aktif masyarakat.
Ia mengusung prinsip “Kota Sehat adalah Kota yang Dikelola Bersama”, di mana setiap pihak memegang peranan penting, mulai dari tingkat RT/RW hingga pemerintah daerah.
Momentum verifikasi lanjutan ini, lanjutnya, menjadi kesempatan untuk memastikan capaian yang telah diraih sekaligus menemukan ruang perbaikan ke depan.
Randito berharap tim penilai dapat melihat secara langsung semangat gotong royong warga Bitung dalam membangun lingkungan yang sehat.
Pemerintah Kota Bitung, kata Randito, berkomitmen mempertahankan dan meningkatkan kualitas tatanan kota sehat, terlepas dari hasil penilaian akhir.
“Tujuan utama kita adalah kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat, bukan semata-mata penghargaan,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Randito memohon tuntunan Tuhan Yang Maha Esa agar proses verifikasi berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi Kota Bitung.
Ia secara resmi menyatakan bahwa Verifikasi Lanjutan Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional Tahun 2025 di Kota Bitung dibuka dan dimulai.
“Dengan optimisme tinggi dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, Kota Bitung menatap peluang untuk meraih predikat Kota Sehat Nasional, sekaligus memperkuat posisi sebagai kota yang harmonis, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.(*)
















