Newsparameter.com | Bitung — Setelah sekian lama tidak terlihat di arena pencak silat, pesilat andalan Kota Bitung, Dayat Limonu, akhirnya kembali menunjukkan kiprahnya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2025.
Kembalinya Dayat ke gelanggang bukan hanya mencuri perhatian publik, tetapi juga mengukir prestasi membanggakan.
Dayat berhasil mempersembahkan medali emas untuk kontingen Kota Bitung setelah tampil gemilang pada babak final cabang olahraga pencak silat.
Penampilannya memukau para penonton maupun juri yang hadir, menunjukkan ciri khas teknik matang dan pengalaman panjang di dunia persilatan.
Pesilat berpengalaman ini memang bukan nama baru dalam dunia pencak silat. Dayat pernah meraih berbagai juara, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Meski sempat vakum dalam beberapa tahun terakhir, kemampuannya tidak memudar dan ia kini tampil kembali dengan kualitas bertanding yang semakin matang.
Keberhasilan Dayat dalam ajang Porprov XII 2025 menjadi bukti bahwa semangat juang dan dedikasi masih tertanam kuat dalam dirinya.
Dirinya mengaku pencak silat sudah menjadi bagian hidup yang sulit ditinggalkan, meski sempat menarik diri dari dunia kompetisi.
“Olahraga pencak silat merupakan olahraga yang sudah saya tekuni dan tidak mungkin saya tinggalkan,” ujar Dayat kepada Wartawan. Sabtu, (22/11/2025).
Dayat menegaskan bahwa keberhasilannya kali ini bukan akhir dari perjalanan. Ia sudah mempersiapkan diri untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk menghadapi ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
Dengan raihan emas ini, masyarakat Kota Bitung dan pecinta pencak silat tentu berharap Dayat dapat kembali menjadi ikon yang menginspirasi generasi muda untuk menekuni olahraga bela diri khas Indonesia tersebut.(*)


















