NewsParameter.com | Masyarakat terhenyak seketika akibat Kasus bentrok antara TKI (Tenaga Kerja Indonesia) dan TKA (Tenaga Kerja Asing) China di Smelter PT. GNI (Gunbuster Nickel Industry) morowali utara Sulawesi Tetengah.
Akibat Peristiwa bentrok tersebut sampai menelan korban jiwa. Kasus bentrok tersebut diduga rangkaian dari peristiwa lampau jatuhnya korban pekerja yang terbakar bernama Nirwana Selle (20) yang juga seorang tiktoker.
Serikat Pekerja lalu ingin menyampaikan aspirasi kepada perusahaan agar mengutamakan keselamatan kerja dengan berbagai tuntutan. Apa mau dikata ternyata terjadilah peristiwa bentrok yang mencoreng wajah kita di dunia internasional. Sangat memalukan dan mengecewakan.
Pak Presiden Jokowi ingin menggenjot investasi dengan program hilirisasi industri nikel , beliau selalu menggaungkan hilirisasi hingga di forum – forum internasional.
Pesan Pak Presiden jelas sekali bahwa urusan dan program- program investasi di Indonesia harus didampingi serta dikawal secara serius oleh para Kapolda.
Kami para aktivis yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Keadilan Rakyat menilai bahwa Kapolda Sulteng Irjen. Pol. Drs. Rudy Sufahriadi telah gagal dalam menjalankan tugas dan fungsinya terlebih Direktur Intelkam Polda Sulteng Kombes Pol. Anggara Nasution yang gagal dalam mendeteksi dini, kegagalan intelijen (intelligence failures) beserta Kapolres Morowali AKBP Bayu Indra Wiguno selaku pengamanan setempat.
Demi kembalinya kepercayaan masyarakat Indonesia serta dunia internasional kepada masa depan investasi program hilirisasi industri nikel maka dengan ini kami meminta kepada Bapak Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo agar melakukan mutasi / pergantian Kapolda Sulawesi Tengah dan Dir Intelkam Polda Sulteng beserta Kapolres Morowali AKBP Bayu Indra Wiguno.
Adapun untuk hal tersebut sesuai dengan UU No. 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum.
Meminta Bapak Kapolri agar mencopot dan Mutasi Kapolda Sulteng Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi serta Direktur Intelkam Polda Sulteng Kombes Pol. Anggara Nasution beserta Kapolres Morowali AKBP Bayu Indra Wiguno.
Dengan Konferensi Pers kami pada hari ini kepada seluruh awak media, kami akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri supaya kemudian hal seperti ini tidak terjadi kembali di daerah-daerah lain, Ucap Gokma Purba.
Gokma juga menyampaikan, Kita juga meminta kepada Bapak Presiden Joko Widodo supaya persoalan seperti ini kemudian menjadi pusat perhatian bangsa sesuai UUD dalam hal ini keamanan Masyarakat.


















