Newsparameter.com -Depok,- Forum Rencana Kerja (Renja) Badan Keuanga Daerah (BKD) Kota Depok telah selesai dilaksanakan di Kantor BKD, Gedung Dibaleka I, Jumat (14/03/2025).
Dalam kegiatan tersebut, BKD telah merumuskan enam langkah strategi untuk meningkatkan optimalisasi pendapatan daerah.
Kepala BKD Kota Depok, Wahid Suryono menjelaskan, layanan keuangan BKD perlu dioptimalkan. Sebab, tantangan pembangunan ke depan semakin banyak dan kompleks, sehingga perlu adanya terobosan program maupun kegiatan yang lebih konkret untuk menyelesaikan permasalahan kota.
“Strategi yang pertama yaitu terkait Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Report dengan penerapan pendamping SIPD yang diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya, usai Forum Renja BKD.
“Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penatausahaan serta akuntansi pelaporan keuangan daerah,” tambahnya.
Wahid menambahkan, strategi yang kedua yaitu Gebyar atau Anugerah Pajak. Program ini merupakan apresiasi bagi Wajib Pajak (WP) yang taat dan merupakan suatu bentuk penghargaan atas kontribusi WP dalam pembangunan daerah, sekaligus mendorong kepatuhan dan kesadaran pajak.
“Strategi ketiga, yaitu kerjasama dengan instansi vertikal, untuk menangani WP yang menunggak pajak. Selain itu, sanksi berupa plang atau stiker pada objek pajak akan diterapkan guna menegakkan aturan dan meningkatkan kesadaran WP,” ungkapnya.
Keempat, yaitu penerapan Information Technology (IT). BKD akan menerapkan teknologi, termasuk melakukan integrasi sistem keuangan dan penggunaan Radio Frequency Identification (RFID), untuk meningkatkan efisiensi serta akurasi pengelolaan keuangan daerah.
“Strategi kelima yaitu pendataan ulang WP. Program ini bertujuan memperbaiki data WP potensial melalui cleansing data agar lebih akurat dan valid, terutama WP di Jalan Protokol,” ungkapnya.(*).tim.


















